Connect With Us

Andra Soni Minta Akademisi Kritisi Satu Tahun Kinerjanya

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 29 Januari 2026 | 23:52

Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Seminar Nasional "Refleksi Satu Tahun Tata Kelola dan Pembangunan Daerah" yang digelar FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Kamis 29 Januari 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Andra Soni mendorong kalangan akademisi untuk memberikan respons kritis dan saran independen terhadap kinerjanya yang sudah berjalan satu tahun.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri Seminar Nasional "Refleksi Satu Tahun Tata Kelola dan Pembangunan Daerah" yang digelar FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Kamis 29 Januari 2026. 

 

Akademisi Sebagai Kontrol Kebijakan

Andra Soni menegaskan bahwa diskusi ilmiah yang melibatkan pakar dari berbagai universitas merupakan instrumen penting untuk memperbaiki tata kelola Pemprov Banten.

Menurutnya, masukan konstruktif dari kampus diperlukan agar kebijakan pembangunan tetap berada pada jalur yang tepat.

“Saya merasa diskusi ini merupakan kegiatan ilmiah, kami membutuhkan saran dan masukan independen dari bapak ibu yang hadir di sini untuk terus melakukan perbaikan,” ungkap Andra Soni di hadapan para narasumber dari Untirta, Universitas Pamulang, Universitas Bina Bangsa, dan Universitas Serang Raya.

 

Pemaparan Program untuk Dievaluasi

Dalam forum yang berfungsi sebagai ruang evaluasi tersebut, Pemprov Banten memaparkan sejumlah realisasi program sepanjang 2025 yang menjadi objek refleksi para akademisi, di antaranya implementasi sekolah gratis di jenjang SMA/SMK/SKh swasta yang menjangkau 60.705 siswa.

Kemudian, pembangunan 61 ruas jalan desa sebagai upaya intervensi disparitas wilayah, penerapan manajemen talenta dan sistem meritokrasi untuk meningkatkan profesionalisme aparatur, hingga operasional Trans Banten yang melayani sekitar 1.000 penumpang per hari.

Menanggapi pandangan para panelis, Gubernur mengakui bahwa masalah pembangunan di Banten bersifat kompleks dan tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Ia menekankan bahwa perencanaan harus berbasis skala prioritas dan menuntut keberlanjutan.

"Kami membangun pondasi dan memelihara harapan. Apa yang kita sampaikan kepada masyarakat, perlahan kita kerjakan melalui program-program yang telah disusun," jelasnya.

Rektor Untirta, Prof. Fatah Sulaiman, menyambut keterbukaan tersebut dengan menyatakan kesiapan pihak universitas untuk terus berkolaborasi melalui kontribusi pemikiran dan pengawasan terhadap visi-misi pemerintah daerah guna memastikan kesejahteraan masyarakat Banten.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

SPORT
Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija  

Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija  

Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44

Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill