Connect With Us

Kejari Serang Setor ke Kas Negara Rp1 M

| Jumat, 9 Desember 2011 | 20:53

Uang . (tangerangnews / dira)

SERANG-Terhitung dari Januari hingga November 2011, Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang berhasil menyetorkan uang ke kas Negara sebesar Rp1.075,317,860. Uang tersebut diperoleh Kejari Serang dari Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang, Jan S Maringka, dana tersebut berasal dari 9 sektor, yaitu denda pidana khusus Rp600.6000.000, ongkos perkara pidana umum Rp675.000 dan ongkos perkara pidana khusus Rp17.000.

Kemudian dari denda tilang sebesar Rp244.563.000, dari ongkos tilang Rp5.692.900, rampasan sebesar Rp5.384.500, rumah dinas Rp4.185.460, Uang Pengganti Rp64.200.000, dan uang sitaan Pidana khusus Rp150.000.000.

“Dana sebesar Rp1 milyar lebih tersebut masuk ke dalam kas Negara,” kata Jan, Jumat (9/12)
Sementara itu, ketika ditanya perihal penegakan hukum terhadap perkara tipikor (tindak pidana korupsi), Jan mengungkap, dalam melakukannya jaksa tentunya harus cermat dan sistematis. Karena, dalam penegakan hukum perkara tipikor, tidak berbicara kuantitas namun harus mampu menciptakan rasa jera terhadap terdakwa perkara tipikor.

“Rasa takut terhadap terdakwa korupsi, akan memiliki multi efek yang baik bagi masyarakat dan pejabat lainnya untuk tidak melakukan korupsi dan menyalahgunakan wewenang,” katanya.
Dengan adanya efek jera, lanjut Jan, maka akan tercipta rasa keadilan bagi masyarakat dan pejabat yang memiliki kekuasaan akan berpikir dua kali untuk melakukan korupsi dan penyalahgunakan wewenangnya.

“Penegakan hukum bukanlah industri, apabila banyak yang diperkarakan maka akan bagus. Penilaian itu salah. Penegakan hukum adalah memberikan rasa keadilan, sehingga semakin turun perkara yang disidangkan maka semakin bagus prodak hukumnya,” katanya.(FUA)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 23:00

Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill