Connect With Us

BPK Berikan WDP Untuk Pemprov Banten

Denny Bagus Irawan | Rabu, 30 Mei 2012 | 18:52

Ilustrasi. (tangerangnews / tangerangnews)

SERANG-  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Banten memberikan opini atas laporan keuangan Pemprov Banten tahun anggaran 2011, wajar dengan pengecualian (WDP).  Opini WDP yang diperoleh Pemprov Banten ini, karena pemberian dana hibah yang dikeluarkan Provinsi Banten sebesar Rp68,3 miliar belum dilengkapi dengan laporan pertanggung jawabannya.

 
Temuan lain yakni sebanyak 229 penerima bantuan sosial (bansos) pada 2010 senilai Rp3,87 miliar dan 197 penerima bansos pada 2011 senilai Rp3,65 miliar yang tidak mengkonfirmasi sebagai penerima.
 
BPK juga menemukan anggaran Rp18,13 miliar di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Banten yang dikelola diluar mekanisme serta tidak disertai pertanggungjawaban dan pencatatan yang memadai.
 
Tidak hanya itu, BPK juga mengungkap lima masalah terkait sistem pengendalian intern dan tujuh temuan terkait ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
 
 Temuan tersebut yakni terjadinya pemahalan harga sebesar Rp578,23 juta dalam pengadaan barang dan jasa, kelebihan pembayaran pada beberapa kegiatan serta denda keterlambatan Rp173,35 juta yang belum dipungut.
 
 Ketua BPK Perwakilan Provinsi Banten I Nyoman Wara mengatakan, tiga bulan setelah penggunaan anggaran selesai, Pemprov Banten menyampaikan laporan kepada BPK dan dilakukan penelitian selama dua bulan.
 
“Opini BPK terhadap laporan keuangan Pemerintah Provinsi Banten tahun anggaran 2011 adalah WDP,” kata Nyoman dalam sambutannya dalam rapat paripurna DPRD Banten, Rabu (30/5).
 
Nyoman juga mengatakan, dalam nota pemberian dana hibah, penerima wajib memberikan laporan pertanggungjawaban atas penggunaan. Saat pemeriksaan berakhir, lanjutnya, terdapat 53 penerima dana hibah 2010 dengan nilai Rp11,70 miliar dan 39 penerima dana hibah 2011 senilai Rp56,60 miliar yang belum memberikan laporan.
 
“BPK juga menemukan, dari 1.414 penerima bansos. Hasil konfirmasi, sebanyak 229 penerima telah menjawab, namun tidak mengkonfirmasi menerima bantuan,” ujarnya. (FUA)

 

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill