Connect With Us

Curi Kabel Smartfren, 2 Pelaku ditangkap Polsek Serang

| Senin, 8 Oktober 2012 | 23:01

Ilustrasi. (tangerangnews / dira)

 
SERANG-Dua dari empat pelaku pencurian, ratusan meter kabel yang terpasang di Tower Pemancar Protelindo milik HCPT Tri dan Smartfren di Komplek Banten Indah Permai (BIP) Kelurahan Unyur, Kota Serang ditangkap anggota Polsek Serang.

Kedua pelaku yang ditangkap itu, Majuli, 25, dan Subki, 22, warga Kadu Cokrom, Desa Sukacai, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang. Selain menangkap pelaku, polisi dari Polsek Serang juga telah menyita ratusan meter kabel yang sudah potong pelaku yang nilainya ditaksir Rp20 juta, sebilah golok dan kendaraan Xenia A 1571 AH yang digunakan.
 
 Sedangkan untuk dua pelaku yang masih dalam pengejaran yaitu Nas alias Kobet warga Sukacai, Baros dan Cor, warga Tangerang.
 
Kapolsek Serang Kompol Asep Mauludin mengatakan, penyergapan kawanan pencuri kabel pemancar ini terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Ketika memperoleh laporan dari masyarakat , ada mobil yang mencurigakan parkir tidak jauh dari lokasi tower. Berbekal dari laporan itu, petugas reskrim dari Polsek Serang langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Namun, saat polisi menyebar untuk mengepung kawanan pencuri itu, diketahui oleh para pelaku dan berusaha melarikan diri. “Tersangka Majuli berhasil kita tangkap, berikut barang bukti kabel, golok dan mobil. Sedangkan 3 rekannya berhasil lolos dari kejaran petugas," terangnya.
 
Dari keterangan Majuli, lanjut Kapolsek, petugas mendapatkan identitas 3 tersangka yang berhasil kabur. Setelah berhasil mengetahui pemilik Xenia, polisi mengejar pemilik kendaraan di Kampung Cilampang, Desa Sukacai, Kecamtan Baros. Di rumah pemilik kendaraan, Subki berhasil ditangkap oleh anggota polisi. "Tersangka ditangkap di rumah pemilik mobil saat akan memberitahu pemilik mobil kalau mobil yang disewanya ditahan polisi," katanya.
 
Otaknya Warga Tangerang

Ditemui diruang pemeriksaan, tersangka Majuli mengaku baru pertama kali melakukan pencurian kabel. Otak dari pencurian kabel ini, kata tersangka adalah rekannya yang bernama Cor  warga Tangerang. "Saya hanya disuruh ikut saja, dan saya awalnya tidak tahu rencana Cor," terang tersangka Majuli.

BANTEN
KEK ETKI Banten Cetak Investasi Rp1,08 Triliun dan Serap 432 Tenaga Kerja

KEK ETKI Banten Cetak Investasi Rp1,08 Triliun dan Serap 432 Tenaga Kerja

Senin, 19 Januari 2026 | 21:04

Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten atau yang dikenal sebagai D-HUB SEZ mencatatkan performa impresif dalam peta ekonomi nasional.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill