Connect With Us

KEK ETKI Banten Cetak Investasi Rp1,08 Triliun dan Serap 432 Tenaga Kerja

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 19 Januari 2026 | 21:04

Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten di BSD City. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten atau yang dikenal sebagai D-HUB SEZ mencatatkan performa impresif dalam peta ekonomi nasional.

Hingga kuartal III tahun 2025, kawasan yang berlokasi di BSD City ini telah berhasil membukukan nilai investasi kumulatif sebesar Rp1,08 triliun.

Capaian positif ini dibarengi dengan kontribusi nyata pada sektor lapangan kerja, di mana KEK ETKI Banten telah berhasil melakukan serapan tenaga kerja sebanyak 432 orang.

Sampai saat ini, tercatat sebanyak 14 pelaku usaha dari berbagai sektor strategis telah bergabung di kawasan seluas 59,68 hektare tersebut.

Untuk mendorong pertumbuhan yang lebih masif, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso, resmi melantik jajaran Administrator KEK ETKI Banten di Jakarta, Kamis 15 Januari 2026.

Struktur kepemimpinan baru ini dipimpin oleh Candra Lesmana sebagai Kepala Administrator, didampingi oleh Roni Syah Putra sebagai Kepala Subbagian Perizinan dan Dadi Supriyadi sebagai Kepala Subbagian Pengawasan.

"Capaian awal ini adalah sinyal positif. Dengan lengkapnya jajaran Administrator, kami optimis proses perizinan akan semakin cepat, transparan, dan akuntabel, sehingga iklim investasi di KEK ETKI Banten tetap kondusif," ujar Susiwijono Moegiarso.

 

Magnet Baru bagi Investor Global

KEK ETKI Banten dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang mempertemukan dunia pendidikan sebagai pemasok talenta (supply) dengan sektor digital dan kesehatan sebagai penyedia lapangan kerja.

Kepala BUPP KEK ETKI Banten Lindawaty Chandra menegaskan bahwa pelantikan ini adalah sinyal kesiapan kawasan untuk memasuki fase akselerasi.

Investor di bidang pendidikan, kesehatan, dan teknologi dapat menikmati berbagai insentif menggiurkan, antara lain:

Insentif Fiskal: Tax holiday/tax allowance, pembebasan PPN, bea masuk, dan cukai.

Insentif Non-Fiskal: Kemudahan imigrasi, birokrasi perizinan yang disederhanakan, serta kelancaran lalu lintas barang.

 

Konektivitas Strategis

Berada di jantung BSD City, kawasan ini dikelilingi fasilitas kelas dunia seperti Monash University dan Eka Hospital. Secara aksesibilitas, KEK ETKI Banten terhubung dengan jaringan Tol JORR 1 & 2 serta Tol Serpong-Balaraja.

Ke depan, daya tarik kawasan ini diprediksi akan semakin meningkat seiring dengan rencana pengoperasian Stasiun Jatake pada Kuartal I-2026 dan rencana pengembangan jalur MRT Lebak Bulus–Serpong, yang dipastikan akan semakin memudahkan mobilitas tenaga kerja dan pelaku usaha.

 

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill