TANGERANGNEWS.com-Status darurat sampah menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Wali Kota Benyamin Davnie secara tegas menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi garda terdepan dalam memerangi tumpukan sampah, dimulai dari gaya hidup sehari-hari.
Dalam Apel Hari Kesadaran Nasional yang digelar di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Senin 19 Januari 2026, Benyamin menekankan bahwa perubahan besar tidak akan terjadi tanpa keteladanan dari para aparatur pemerintah.
Langkah konkret yang diminta Benyamin bukan sekadar imbauan. Ia mewajibkan ASN untuk mengurangi penggunaan plastik secara ketat di lingkungan kerja maupun rumah.
"Mulai sekarang, tidak ada lagi botol minum plastik sekali pakai atau wadah makanan plastik di lingkungan kita. Ganti dengan tas kain atau wadah guna ulang. Ini harus jadi gerakan kolektif, bukan sekadar menggugurkan kewajiban laporan," tegasnya.
Selain pengurangan plastik, Benyamin juga memerintahkan ASN untuk mengelola sampah organik langsung dari sumbernya melalui pembuatan lubang biopori di kediaman masing-masing.
Ia menegaskan, pembuatan biopori harus dilakukan secara terukur dan terkoordinasi, dengan jumlah yang disesuaikan kondisi lahan, baik satu, dua, maupun lebih.
“Saya minta semua ASN membuat biopori dengan diameter 12 hingga 20 sentimeter, disesuaikan dengan ketersediaan lahan. Sampah organik kita di rumah, kita kembalikan ke bumi agar terurai secara alami dan tidak membebani TPA,” jelasnya.
Benyamin menyadari bahwa masalah sampah di Tangsel memerlukan solusi jangka panjang. Selain perubahan perilaku, Pemkot Tangsel tengah menyiapkan instrumen hukum dan teknologi pengolahan sampah menjadi energi (PSEL).
Namun, ia mengingatkan bahwa teknologi secanggih apa pun tidak akan efektif tanpa perubahan budaya bersih yang dimulai dari lingkup terkecil seperti kelurahan dan kecamatan.
"Kita ingin membangun Tangsel yang sejuk dan membumi. Jika ASN sudah memberi contoh nyata, masyarakat akan lebih mudah untuk ikut bergerak. Langkah kecil di rumah akan menjadi gebrakan besar bagi kota ini," pungkasnya.