Connect With Us

1.000 Gaun Pengantin Bebas Dicoba di Wedding Bazzar Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 5 Agustus 2018 | 17:00

Wedding Bazaar di Ballroom The Spring Gading Club Serpong, Kabupateng Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Lebih dari seribu gaun pengantin wanita dipamerkan dalam 'Wedding Bazaar' di Ballroom The Spring Gading Club Serpong, Kabupateng Tangerang,  pada tanggal 3-5 Agustus 2018.

Gaun pengantin tersebut adalah karya para desainer dan para pengusaha penyedia baju pengantin yang ada di Jabodetabek.

Calon pengantin saat masuk ballroom, akan disuguhkan dengan jejeran baju pengantin yang sangat banyak. Bayangkan, satu rumah model atau desaigner, menjejerkan minimal 100 karyanya.

"Jadi ada sekitar 11 desainer dan rumah bridal yang memamerkan karyanya, masing-masing mereka membawa lebih dari seratus karya gaun pengantin," tutur Reza, penyelenggara bazaar.

Nuansa putih, gading dan putih pekat, masih mendominasi karna gaun pengantin. Namun, ada pula warna-warna menonjol seperti maroon, gold, hingga hijau di dalam bazaar tersebut.

"Biasanya ini digunakan untuk after party atau pesta malamnya. Semua disesuaikan dengan konsep pernikahan masing-masing calon pengantin," kata Reza.

Soal harga, calon pengantin akan dimanjakan dengan harga di bawah standar pasaran. Ada gaun pengantin yang paling murah dipasarkan seharga Rp 1,5 juta. Sementara gaun di luar bazaar biasanya dipasarkan seharga Rp20-50 juta, di bazaar tersebut hanya dipasarkan Rp5 juta sampai Rp15 juta. 

"Kalau dilihat dari harganya yang cenderung terjangkau, kami ingin memberi pilihan kepada calon pengantin terutama pengantin perempuan, kalau untuk mewujudkan pernikahan impian itu bisa disesuaikan dengan budget yang ada," kata Reza.

Tidak hanya gaun pengantin yang dipamerkan dengan harga miring, vanue lain penunjang pernikahan seperti cicin nikah, tempat seserahan, booked bunga, sampai mobil klasik untuk mengantar pernikahan, disediakan dalam bazaar tersebut.(RAZ/RGI)

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

KOTA TANGERANG
Gegara Tramadol Jatuh di Jalan, Polisi Amankan 49.500 Butir di Perumahan Poris

Gegara Tramadol Jatuh di Jalan, Polisi Amankan 49.500 Butir di Perumahan Poris

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:04

Jajaran Unit Reskrim Polsek Batuceper Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran obat keras jenis Tramadol dalam jumlah besar.

NASIONAL
Sejarah Awal Mula 9 Februari Diperingati Sebagai Hari Pers Nasional

Sejarah Awal Mula 9 Februari Diperingati Sebagai Hari Pers Nasional

Senin, 9 Februari 2026 | 05:31

Setiap 9 Februari, insan pers di Indonesia memperingati Hari Pers Nasional (HPN) sebagai momentum untuk menengok kembali perjalanan panjang pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

KAB. TANGERANG
Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Minggu, 8 Februari 2026 | 19:50

Jelang tahun baru Imlek 2577 Kongzli, puluhan warga keturunan etnis Tionghoa di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, melakukan bersih-bersih di Vihara Caga Sasana, pada Minggu 8 Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill