Connect With Us

Fresh Market Bintaro Jadi Destinasi Baru Belanja Ikan Segar di Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 27 Oktober 2019 | 19:35

Fresh Market Bintaro. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Warga Bintaro Jaya dan sekitarnya di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini tak perlu repot-repot belanja ikan segar. Pasalnya telah ada Fresh Market Bintaro yang menyediakan kebutuhan harian, terutama ikan.

Nana Rohmana, Manajer Serah Terima dan Komplain Fresh Market Bintaro menjelaskan, Fresh Market Bintaro merupakan pasar modern terbaru yang dibangun oleh pengembang Bintaro Jaya di atas lahan seluas 2,1 hektar.

"Lokasi pasar modern yang berada di sisi jalan utama Boulevard Bintaro Jaya, Kota Tangsel ini, membuat aksesibilitas menjadi mudah dijangkau dari berbagai arah," katanya, Sabtu (26/10/2019).

Apalagi, bersebelahan dengan dua distrik hunian yakni Emerald Bintaro dan Discovery Residences, keberadaannya dapat menjadi pilihan utama berbelanja keperluan sehari-hari bagi para warga di kedua distrik hunian tersebut. 

BACA JUGA:

Menurut, Nana, tampilan pasar modern ini memiliki desain bangunan kontemporer, fasad didominasi kaca, berpadu dengan konsep industrial, yang lebih fresh dan catchy.

Kompleks pasar terdiri atas 78 ruko, 252 kios, dan 240 lapak, serta memiliki ATM Center dan area parkir yang cukup luas di sekeliling pasar. 

Di dalam area lapak, tersedia berbagai macam kebutuhan belanja sehari-hari. Mulai dari daging, ikan, ayam, sayuran, buah, bumbu dapur, telor, tahu-tempe, hingga lapak khusus menjual sayuran organik.

"Lapak kering sendiri terdiri atas 169 unit dan lapak basah 71 unit," paparnya.

Untuk menjaga kualitas ikan, Fresh Market Bintaro menempatkan 53 lapak khusus ikan segar di dalam area berpendingin udara. Puluhan lapak tersebut menyediakan aneka ikan air laut, air tawar dan olahan.

"Fresh Market Bintaro ingin menjadi sentra penjualan ikan segar, sesuai dengan tagline-nya, ‘Segar Setiap Hari’," ujar Nana.

Nana menambahkan, Fresh Market Bintaro telah melakukan soft opening tanggal 12 Oktober 2019 lalu. Kemudian, pada Sabtu (26/10/2019), menyerahterimakan puluhan ruko dan ratusan kios kepada para pemilik.

Sejak dioperasikan, animo warga Bintaro Jaya dan sekitarnya semakin tinggi berbelanja di Fresh Market Bintaro.

Setiap hari, terutama akhir pekan, lebih dari 2.000-an pengunjung yang berbelanja di pasar modern terbaru Bintaro Jaya ini.

"Lapak kering dan basah telah menjajakan dagangannya. Mulai dari pedagang daging, ikan, ayam, sayuran, buah-buahan, bumbu dapur, telur, tahu-tempe, hingga kue dan jajanan pasar. Bahkan, di pasar modern ini, terdapat pedagang yang khusus menjual sayuran organik," kata Nana.

Dikatakan Nana, lapak yang menjadi favorit warga tentu saja para pedagang ikan segar yang berada di dalam area khusus berpendingin udara. Pasalnya, sebagian ikan-ikan air laut dan air tawar diletakkan di dalam etalase akuarium, sehingga kondisinya selalu fresh.

"Antusiasme warga untuk berbelanja juga tampak pada antrian untuk mendapatkan voucher belanja. Voucher tersebut dibagikan secara gratis kepada para pengunjung yang berbelanja dengan jumlah tertentu. Promo berlaku sebulan mulai 12 Oktober-12 November 2019," ujar Nana, Sabtu (26/10/2019).(RAZ/RGI)

BANDARA
Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2026 | 13:46

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo (APK) berinisial GM ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dalam perkara dugaan korupsi kerja sama pengoperasian pesawat udara tahun 2022.

BANTEN
Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:41

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten mencatat sebanyak 160 perusahaan pertambangan telah mengantongi izin operasi produksi di wilayah Banten.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill