RS Melati Kota Tangerang Luncurkan Logo Baru
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:21
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Peluang usaha minuman Ai Chan Thai di tengah pandemi sangat menjanjikan.
Apalagi minuman Thai Tea sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia.
Thai tea merupakan minuman yang berasal dari Thailand, dan dikenal dengan sebutan lain yaitu "Cha Yen", yang artinya teh dingin.

Kendati Ai Chan dibuat dengan teh hitam, minuman ini sering ditambah pilihan lain seperti susu murni, susu kental, dan beberapa macam rasa yang diminati pembeli.
Peluang bisnis minuman Ai Chan Thai di tengah pandemi ini bisa dikatakan sangat cerah.
Usaha minuman ini terbilang sangat mudah diterjuni dengan modal yang tidak besar. Keuntungan menjual minuman ini lainnya adalah tidak terlalu sulit mengedukasi pasar karena minuman ini sudah cukup dicari di pasaran.

Eki Setiawan ,22, Kepala Cabang Tangerang mengatakan, AI Chan sudah memiliki tiga cabang, yaitu Sentiong, Bukit Gading dan Tigaraksa.
“Penjualan Ai Chan Thai sehari laku 80 cup itu minimalnya kalau maksimal 189 cup. Pendapatan omset dari penjualan ini tergantung, kalau lagi ramai nih bisa dapat Rp1 juta penghasilan bersihnya per hari,” ujar Eki saat diwawancarai Tangerangnews.com di Jalan Raya Kresek, Tangerang, Senin 30 Agusutus 2021.

Ia menjelaskan, produknya menggunakan kemasan cup. Sementara untuk varian rasa yang ditawarkan ada beberapa macam terdiri dari original, green tea, coffe milk, tiramisu, dan lain-lain.
Untuk harga per cup mulai dari Rp8 ribu hingga Rp10 ribu tergantung berbagai varian rasa yang diminati oleh pembeli.
Dari sisi pontensi bisnis, dirinya jujur mengakui Ai Chan Thai sangat potensial dalam perekonomian dikarenakan minuman ini sangat digemari masyarakat dan anak-anak. Khususnya di saat pandemi seperti ini, masyarakat sangat menyukai minuman yang menyegarkan agar tidak terjadinya stress di masa pandemi.
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
TODAY TAGBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews