Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com-Peluang usaha minuman Ai Chan Thai di tengah pandemi sangat menjanjikan.
Apalagi minuman Thai Tea sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia.
Thai tea merupakan minuman yang berasal dari Thailand, dan dikenal dengan sebutan lain yaitu "Cha Yen", yang artinya teh dingin.

Kendati Ai Chan dibuat dengan teh hitam, minuman ini sering ditambah pilihan lain seperti susu murni, susu kental, dan beberapa macam rasa yang diminati pembeli.
Peluang bisnis minuman Ai Chan Thai di tengah pandemi ini bisa dikatakan sangat cerah.
Usaha minuman ini terbilang sangat mudah diterjuni dengan modal yang tidak besar. Keuntungan menjual minuman ini lainnya adalah tidak terlalu sulit mengedukasi pasar karena minuman ini sudah cukup dicari di pasaran.

Eki Setiawan ,22, Kepala Cabang Tangerang mengatakan, AI Chan sudah memiliki tiga cabang, yaitu Sentiong, Bukit Gading dan Tigaraksa.
“Penjualan Ai Chan Thai sehari laku 80 cup itu minimalnya kalau maksimal 189 cup. Pendapatan omset dari penjualan ini tergantung, kalau lagi ramai nih bisa dapat Rp1 juta penghasilan bersihnya per hari,” ujar Eki saat diwawancarai Tangerangnews.com di Jalan Raya Kresek, Tangerang, Senin 30 Agusutus 2021.

Ia menjelaskan, produknya menggunakan kemasan cup. Sementara untuk varian rasa yang ditawarkan ada beberapa macam terdiri dari original, green tea, coffe milk, tiramisu, dan lain-lain.
Untuk harga per cup mulai dari Rp8 ribu hingga Rp10 ribu tergantung berbagai varian rasa yang diminati oleh pembeli.
Dari sisi pontensi bisnis, dirinya jujur mengakui Ai Chan Thai sangat potensial dalam perekonomian dikarenakan minuman ini sangat digemari masyarakat dan anak-anak. Khususnya di saat pandemi seperti ini, masyarakat sangat menyukai minuman yang menyegarkan agar tidak terjadinya stress di masa pandemi.
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGPresiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews