Connect With Us

Raup Sukses di Tengah Pandemi, Pedagang Risoles Mayo Asal Pinang Tangerang Ini Beromzet Ratusan Juta

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 25 Agustus 2021 | 11:00

Tangkapan layar proses pembuatan Risoles Mayo dikediamanya. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sempat terpuruk di awal pandemi COVID-19, pedagang risoles keliling di Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang mampu bertahan dan kini meraup kesuksesan dengan menjadi produsen.

Sang pemilik usaha Dessert By Legit, Mistiyati, warga RT02/02, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang ini melakukan terobosan dengan menjual risoles beku dan melalui promosi dari mulut ke mulut pelanggan. Kini pangsa pasarnya telah merambah wilayah Jabodetabek.

Mistiyati memproduksi risoles mayo itu di dapur rumahnya sendiri. Untuk memenuhi pesanan, dirinya bersama tiga orang pekerja memproduksi risoles pada malam dan pagi hari, dengan mematuhi protokol kesehatan COVID-19.

Dalam satu hari, dirinya harus memproduksi 300 bungkus yang terdiri dari 10 pcs risoles beku di setiap bungkusnya. “Kita punya lima varian rasa, yakni sayur, beef mayo, beef mozarela, chicken mayo serta chicken ragout,” kata Mistiyati di rumahnya, Rabu 25 Agustus 2021.

Risoles produksi Mistiyati berbeda dengan risoles lain, karena memiliki resep khusus pada kulit risoles. Dirinya pun terjun langsung membuat risoles berbentuk segitiga tersebut.

Capaian ibu dari tiga orang anak ini membutuhkan kegigihan yang cukup menguras pikiran dan tenaga, lantaran dirinya sempat terpuruk di awal pandemi COVID-19.

Sebelumnya, usaha dagang keliling dengan sepeda motor sambil mengantar anaknya sekolah, yang dilakoninya selama 7 tahun temui hambatan, yakni konsumen terus berkurang karena khawatir paparan virus corona. “Untuk menjual 100 pcs per hari saja susah,” terangnya.

Dengan memutar otak mencari terobosan dan berbekal telepon genggam. Mistiyati menawarkan pesanan kepada pelanggan melalui aplikasi Whatsapp.

gayung bersambut, pelanggan justru banyak memesan dan promosi dari mulut ke mulut usaha risoles beku kini terus berkembang. “Sekarang banyak pelanggan, bahkan saya sempat kewalahan memenuhi pesanan,” tutur Mistiyati.

Untuk memuaskan pelanggan Mistiyati langsung mengantar pesanan hingga ke tangan pelanggan atau memanfaatkan jasa antar.

Harga yang ditawarkan untuk setiap bungkus berisi 10 risoles beku setiap varian rasa dijual seharga Rp20 ribu. Mistiyati terus mengembangkan usahanya, dimana kini telah memiliki 20 reseller di beberapa kota dan kini omset hariaannya mencapai jutaan rupiah.

BANTEN
Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Selasa, 29 September 2026 | 08:37

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sejak awal September 2026 mulai mereda. Namun, paparan abu vulkanik yang sebelumnya menyebar ke sejumlah wilayah tetap perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

TANGSEL
Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Senin, 28 September 2026 | 19:58

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill