Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 telah menyebabkan ekonomi global menurun. Para pelaku usaha menjadi salah satu komponen yang terkena imbasnya, baik UMKM maupun lainnya. Banyak pelaku UMKM yang harus mengalami penurunan pendapatan secara drastis atau bahkan gulung tikar selama 1,5 tahun terakhir.

Akan tetapi, beberapa usaha khususnya UMKM sukses bertahan bahkan berhasil meraih keuntungan di kala pandemi COVID-19, salah satunya adalah pedagang buah ‘Pak De Melon’.

“Buah melon ini diambil dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pengiriman dilakukan setiap hari menggunakan mobil pickup sekitar 5 ton buah melon. Untuk pendapatan hasil dari jual buah melon ini sehari Rp10 juta. Itu penghasilan kotor, sedangkan penghasilan bersih tergantung habisnya buah melon,” ujar Iman,27, tahun salah satu karyawan ‘Pak De Melon’ kepada Tangerangnews di Pasar Induk Tanah Tinggi, beberapa saat lalu.

Buah yang dijual ‘Pak De Melon’ terdapat dijual per kilogram dan ada juga dijual satuan. Penjualan yang dilakukan ‘Pak De Melon’ merupakan salah satu faktor incaran pembeli karena melon disebut dapat menjaga daya tahan tubuh dari virus corona.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGKantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews