Banten Jadi Daerah dengan PHK Terbanyak Kedua, Ribuan Pekerja Kehilangan Pekerjaan dalam Enam Bulan
Senin, 20 Juli 2026 | 07:00
Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih membayangi pasar tenaga kerja nasional sepanjang 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 telah menyebabkan ekonomi global menurun. Para pelaku usaha menjadi salah satu komponen yang terkena imbasnya, baik UMKM maupun lainnya. Banyak pelaku UMKM yang harus mengalami penurunan pendapatan secara drastis atau bahkan gulung tikar selama 1,5 tahun terakhir.

Akan tetapi, beberapa usaha khususnya UMKM sukses bertahan bahkan berhasil meraih keuntungan di kala pandemi COVID-19, salah satunya adalah pedagang buah ‘Pak De Melon’.

“Buah melon ini diambil dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pengiriman dilakukan setiap hari menggunakan mobil pickup sekitar 5 ton buah melon. Untuk pendapatan hasil dari jual buah melon ini sehari Rp10 juta. Itu penghasilan kotor, sedangkan penghasilan bersih tergantung habisnya buah melon,” ujar Iman,27, tahun salah satu karyawan ‘Pak De Melon’ kepada Tangerangnews di Pasar Induk Tanah Tinggi, beberapa saat lalu.

Buah yang dijual ‘Pak De Melon’ terdapat dijual per kilogram dan ada juga dijual satuan. Penjualan yang dilakukan ‘Pak De Melon’ merupakan salah satu faktor incaran pembeli karena melon disebut dapat menjaga daya tahan tubuh dari virus corona.
Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih membayangi pasar tenaga kerja nasional sepanjang 2026.
TODAY TAGParamount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.
Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.
Kemegahan Masjid Raya Al-A’zhom yang menjadi salah satu ikon Kota Tangerang ternyata menyimpan sejarah panjang yang tak banyak diketahui masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews