Manajemen Persita Buka Suara Usai Stadion Indomilk Arena Rusak Diterjang Puting Beliung
Selasa, 31 Maret 2026 | 14:41
Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) ternyata semakin dilirik investor domestik maupun asing. Hingga saat ini, tercatat ada sekitar 300 Letter of Intent (LoI) atau peminat yang mau investasi di IKN.
"Seperti yang menjadi arahan Bapak Presiden, swasta akan mengikuti, kita lihat hasilnya sekarang, swasta sudah mulai masuk," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, seperti dilansir dari Liputan6, Senin 6 November 2023.
Meski demikian, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, arus investasi dari investor asing ditahan lebih dulu, karena ingin mendahulukan pengusaha lokal untuk turut berkontribusi membangun IKN.
Basuki mengamini ada banyak proyek pengusaha lokal yang mulai dibangun. Dia mencatat, hingga Desember 2023 nanti saja akumulasi investasinya mencapai Rp45 triliun.
"Itu semua (investor) dalam negeri. Jadi yang luar negeri beliau minta direm dulu, diutamakan dalam negeri," tegasnya.
Tercatat, pada 1 November 2023 ini, Jokowi melakukan groundbreaking 6 proyek di IKN.
Di antaranya, Bandara IKN, Pakuwon Nusantara, Mayapada Hospital Nusantara, Nusantara Intercultural School, Rumah Sakit Hermina Nusantara, dan Revitalisasi SD Negeri 020.
Jokowi merinci, pada September 2023 ada pembangunan dengan nilai Rp23 triliun. Pada November 2023 ini ada pembangunan proyek senilai Rp 12 triliun. Lalu, hingga Desember 2023 nanti totalnya menjadi Rp 45 triliun.
"Saya kira kecepatannya cepat sekali," urai dia.
Dilihat dari kategori investasi yang masuk, Jokowi menilai fasilitas yang dihadirkan pun cukup lengkap. Dia merinci, ada 3 rumah sakit, 4 hotel, dan 2 mal.
Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
TODAY TAGPemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mulai memperketat pengawasan terhadap platform digital setelah Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews