TikTok Mulai Tertibkan Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun
Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32
Pemerintah resmi mulai memberlakukan aturan baru terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak mulai Sabtu, 28 Maret 2026.
TANGERANGNEWS.com-Influencer atau KOL (Key Opinion Leader) merupakan individu yang memiliki pengaruh besar di media sosial lantaran banyak pengikut yang dapat dipengaruhi pandangannya mengenai berbagai topik, termasuk produk atau brand.
Banyak brand kini memanfaatkan influencer marketing, dengan melibatkan baik mega-influencers maupun micro-influencers dalam strategi mereka.
Berdasarkan data, kolaborasi dengan micro-influencers sering kali memberikan hasil yang lebih baik.
Tidak heran jika tahun lalu, 64% dari kolaborasi melibatkan micro-influencers, sedangkan 27% melibatkan mega-influencers.
Di Indonesia, terdapat sekitar 1,1 juta influencer yang terdiri dari lebih dari 0,13 juta micro-influencers, 14,5 ribu macro-influencers, lebih dari seribu selebriti, dan 0,98 juta nano-influencers.
Melihat data ini, wajar jika banyak merek yang memilih untuk bekerja sama dengan influencer.
Influencer biasanya membagikan konten yang relevan dengan minat dan gaya hidup mereka, serta menjalin hubungan yang kuat dengan pengikut mereka.
Mereka bisa berasal dari berbagai latar belakang, seperti selebriti, pakar di bidang tertentu, atau individu yang menghasilkan konten unik.
Kolaborasi dengan influencer adalah strategi pemasaran yang efektif untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan keterlibatan dengan audiens target.
Untuk itu, KOL.ID hadir sebagai pionir dengan platform all-in-one yang mendukung Key Opinion Leader (KOL) di Indonesia.
Berbasis di Jakarta, KOL.ID menyediakan akses melalui perangkat desktop dan mobile, memfasilitasi influencer dan brand untuk mengoptimalkan promosi mereka.
Chief Marketing Officer KOL.ID Fivyola Hendra mengatakan, reknologi KOL.ID menawarkan solusi revolusioner untuk membuat rate card bagi Key Opinion Leaders.
Platform milik KOL.ID mampu mengintegrasikan data real-time dari platform media sosial populer seperti TikTok, Instagram, dan YouTube, mengeliminasi bias dalam input metrik media sosial secara manual.
Selain itu, influencer dapat dengan mudah membagikan rate card terbaru mereka kepada merek dan klien yang tertarik.
"Hal ini menghilangkan hal Bias dalam memasukkan metrik media sosial secara manual," ujar Fivyola dalam keterangannya, Kamis, 13 Juni 2024.
Sementara, Chief Financial Officer di KOL.ID Rizky Permata Najatafani menjelaskan, dipandang dari sudut pandang brand, KOL.ID memberikan pemahaman penting terkait harga rate card terbaru, disertai dengan metrik yang komprehensif.
Dikatakan Permata, brand sekarang dapat mengakses data penting seperti engagement rate, rata-rata like dan komentar per postingan, jumlah views, demografi pengikut, dan lokasi pengikut.
"Kekayaan informasi ini memberdayakan brand untuk membuat keputusan yang tepat dalam memilih KOL untuk kegiatan promosi, memastikan efektivitas maksimal", ujar Permata pada Rabu, 5 Juni 2024, lalu.
Sebagai tambahan, KOL.ID memiliki tagline "All About KOL," sehingga diharapkan dapat menjadi pilihan utama bagi KOL dan merek yang mencari solusi pembuatan dan evaluasi rate card yang andal. Sebab, platform ini menawarkan metrik yang cepat, terkini, dan dapat dipercaya, memfasilitasi strategi pemasaran influencer yang optimal.
Pemerintah resmi mulai memberlakukan aturan baru terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak mulai Sabtu, 28 Maret 2026.
TODAY TAGBea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.
Paramount Petals menghadirkan pengalaman baru dalam berbelanja yang lebih praktis, nyaman, dan menyenangkan.
Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews