Connect With Us

Gaet Influencer untuk Promosikan Brand Lebih Mudah dengan KOL.ID

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 13 Juni 2024 | 20:07

Founder & Co Founder KOL.ID. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Influencer atau KOL (Key Opinion Leader) merupakan individu yang memiliki pengaruh besar di media sosial lantaran banyak pengikut yang dapat dipengaruhi pandangannya mengenai berbagai topik, termasuk produk atau brand.

Banyak brand kini memanfaatkan influencer marketing, dengan melibatkan baik mega-influencers maupun micro-influencers dalam strategi mereka. 

Berdasarkan data, kolaborasi dengan micro-influencers sering kali memberikan hasil yang lebih baik. 

Tidak heran jika tahun lalu, 64% dari kolaborasi melibatkan micro-influencers, sedangkan 27% melibatkan mega-influencers.

Di Indonesia, terdapat sekitar 1,1 juta influencer yang terdiri dari lebih dari 0,13 juta micro-influencers, 14,5 ribu macro-influencers, lebih dari seribu selebriti, dan 0,98 juta nano-influencers. 

Melihat data ini, wajar jika banyak merek yang memilih untuk bekerja sama dengan influencer.

Influencer biasanya membagikan konten yang relevan dengan minat dan gaya hidup mereka, serta menjalin hubungan yang kuat dengan pengikut mereka. 

Mereka bisa berasal dari berbagai latar belakang, seperti selebriti, pakar di bidang tertentu, atau individu yang menghasilkan konten unik. 

Kolaborasi dengan influencer adalah strategi pemasaran yang efektif untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan keterlibatan dengan audiens target.

Untuk itu, KOL.ID hadir sebagai pionir dengan platform all-in-one yang mendukung Key Opinion Leader (KOL) di Indonesia. 

Berbasis di Jakarta, KOL.ID menyediakan akses melalui perangkat desktop dan mobile, memfasilitasi influencer dan brand untuk mengoptimalkan promosi mereka.

Chief Marketing Officer KOL.ID Fivyola Hendra mengatakan, reknologi KOL.ID menawarkan solusi revolusioner untuk membuat rate card bagi Key Opinion Leaders. 

Platform milik KOL.ID mampu mengintegrasikan data real-time dari platform media sosial populer seperti TikTok, Instagram, dan YouTube, mengeliminasi bias dalam input metrik media sosial secara manual. 

Selain itu, influencer dapat dengan mudah membagikan rate card terbaru mereka kepada merek dan klien yang tertarik.

"Hal ini menghilangkan hal Bias dalam memasukkan metrik media sosial secara manual," ujar Fivyola dalam keterangannya, Kamis, 13 Juni 2024.

Sementara, Chief Financial Officer di KOL.ID Rizky Permata Najatafani menjelaskan, dipandang dari sudut pandang brand, KOL.ID memberikan pemahaman penting terkait harga rate card terbaru, disertai dengan metrik yang komprehensif. 

Dikatakan Permata, brand sekarang dapat mengakses data penting seperti engagement rate, rata-rata like dan komentar per postingan, jumlah views, demografi pengikut, dan lokasi pengikut. 

"Kekayaan informasi ini memberdayakan brand untuk membuat keputusan yang tepat dalam memilih KOL untuk kegiatan promosi, memastikan efektivitas maksimal", ujar Permata pada Rabu, 5 Juni 2024, lalu.

Sebagai tambahan, KOL.ID memiliki tagline "All About KOL," sehingga diharapkan dapat menjadi pilihan utama bagi KOL dan merek yang mencari solusi pembuatan dan evaluasi rate card yang andal. Sebab, platform ini menawarkan metrik yang cepat, terkini, dan dapat dipercaya, memfasilitasi strategi pemasaran influencer yang optimal.

KOTA TANGERANG
KUA-PPAS Disahkan, Pendapatan Daerah 2027 Kota Tangerang Dipatok Rp5,1 Triliun

KUA-PPAS Disahkan, Pendapatan Daerah 2027 Kota Tangerang Dipatok Rp5,1 Triliun

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:20

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menargetkan Pendapatan Daerah sebesar Rp5,167 Triliun pada tahun 2027.

TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

NASIONAL
Buka Cuma Faktor Usia, Stamina Menurun Bisa Jadi Tanda Diabetes

Buka Cuma Faktor Usia, Stamina Menurun Bisa Jadi Tanda Diabetes

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:00

Masyarakat kerap menganggap penurunan stamina, mudah lelah, perubahan fungsi seksual, hingga kadar gula darah meningkat sebagai bagian dari proses penuaan atau konsekuensi gaya hidup.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill