Connect With Us

Tarik Investor, PLN Lakukan Transmisi Listrik Energi Bersih

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 19 September 2024 | 19:06

PT PLN (Persero) membahas transisi energi hijau menuju target NZE 2060 di Detikcom Leaders Forum, Selasa, 17 September 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Dalam rangka meningkatkan investasi di sektor industri, PT PLN (Persero) melakukan upaya penyediaan energi bersih melalui pengembangan transmisi listrik.

Menurut PLN, transmisi listrik dinilai sebagai kunci penting dalam mempercepat transisi energi bersih, yang menjadi fondasi bagi investasi di sektor industri.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan, pemerintah telah menargetkan untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada 2060. Sebab, Indonesia memiliki potensi pengembangan energi baru terbarukan (EBT) sebesar 3.677 gigawatt (GW), yang dapat dioptimalkan dengan kebijakan dan regulasi yang tepat.

"Dibutuhkan sebuah perencanaan dan komitmen jangka panjang yang harus kita mulai. Itu baru potensi dan itu akan tetap menjadi potensi apalagi (jika) kita tidak melakukan sebuah kebijakan atau regulasi yang sifatnya perlu," ujar Rosan dalam acara Detikcom Leaders Forum, Selasa, 17 September 2024.

Rosan menambahkan, perlunya pemanfaatan energi hijau untuk menarik investasi, mengingat banyak negara mensyaratkan penggunaan energi bersih dalam investasi industri mereka. 

Saat ini, pemerintah Indonesia berencana mengembangkan kawasan industri berbasis energi bersih untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Sementara, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, PLN siap mendukung transisi energi bersih dan memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Senada, ia pun meyakini bahwa energi listrik memegang peranan penting dalam mendorong perekonomian nasional, serta mencapai target NZE 2060.

"PLN pun siap mendukung upaya transisi energi dalam mencapai target NZE 2060 mendatang sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Yusuf Didi Setiarto menjelaskan, perlunya transformasi besar dalam infrastruktur ketenagalistrikan, terutama pada sisi transmisi. 

Hal ini dikarenakan masih banyak sumber energi bersih tersebar di Indonesia, namun lokasinya jauh dari pusat demand, sehingga perlu pengembangan infrastruktur transmisi yang optimal.

Dikatakan Didi, pengembangan transmisi menghadapi tantangan keekonomian, dengan Return on Investment (ROI) yang lebih rendah dibandingkan pembangkit. 

Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik lokal maupun internasional, sangat dibutuhkan.

"Karena ini adalah proyek besar, perlu kolaborasi dari kebijakan, teknologi, inovasi hingga investasi," pungkas Didi

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

KOTA TANGERANG
Sering Bolos Ngantor, 19 PPPK Pemkot Tangerang Dipecat

Sering Bolos Ngantor, 19 PPPK Pemkot Tangerang Dipecat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:12

Pemerintah Kota Tangerang memperketat pembinaan dan pengawasan disiplin aparatur sipil negara (ASN), menyusul peningkatan laporan pelanggaran yang ditemukan di lingkungan pemerintahan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill