Connect With Us

Lebih Efisien, PLN Banten Dorong Penggunaan Listrik di Industri Pertanian

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 15 September 2024 | 17:35

Program Electrifying Agriculture PLN UID Banten di usaha penggilingan padi milik Somali di Serang, Banten. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten terus mendorong penggunaan energi listrik di sektor pertanian lantaran dinilai memiliki beragam keuntungan dan manfaat, seperti peningkatan pertumbuhan ekonomi dan efisiesnsi operasional.

General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menyosialisasikan program Electrifying Agriculture kepada para pemilik usaha pertanian. Seperti pada usaha Penggilingan Padi Bina Keluarga milik Somali yang berada di wilayah Kota Serang, Banten

"Kami percaya bahwa penggunaan listrik dapat mendukung keberlanjutan industri pertanian contohnya usaha penggilingan padi milik pak Somali ini yang terbukti dapat meningkatkan produktivitas dan menekan biaya secara signifikan," ungkap Andy dalam keterangannya Minggu, 15 September 2024.

Menurut Andy, program Electrifying Agriculture merupakan solusi tepat untuk para pelaku usaha pertanian, khususnya di wilayah Banten agar lebih efisien dan ramah lingkungan.

Di sisi lain, Somali mengaku biaya operasional penggilingan padi miliknya semakin hemat usai beralih menggunakan listrik dari PLN. Sebab, ia tak perlu lagi membeli solar.

"Kami mengalami penghematan biaya hingga 50% dibandingkan sebelumnya saat masih mengandalkan solar," kata pria berusia 45 tahun itu.

Selain itu, Somali menyebut kondisi pabrik penggilingan padi miliknya lebih ramah lingkungan lantaran terbebas dari aroma solar, sehingga berdampak juga terhadap hasil produk yang makin berkualitas.

"Sebelumnya setiap hari saya harus berjibaku mencari solar yang mana itu tidak mudah. Kini sangat tenang karena listrik PLN pasti ada terus," imbuhnya.

Dikatakan Somali, keputusannya beralih menggunakan listrik PLN ini tak terlepas dari peran para mentornya yang sudah lebih dahulu memanfaatkan program Electrifying Agriculture. Oleh karena itu, kini ia pun ikut memberikan informasi terkait manfaat dari program Electrifying Agriculture kepada rekan-rekannya sesama pelaku usaha penggilingan padi.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Pengusaha di Kabupaten Tangerang Akui Sulit Terapkan UMK 2026

Pengusaha di Kabupaten Tangerang Akui Sulit Terapkan UMK 2026

Kamis, 5 Februari 2026 | 12:34

Penerapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) tahun 2026 dinilai masih menjadi kendala tersendiri bagi dunia usaha di Kabupaten Tangerang.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

KOTA TANGERANG
Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Rabu, 4 Februari 2026 | 23:51

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjelaskan alasan penggunaan paving block untuk memperbaiki jalan rusak di Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill