Trend Generasi Muda Ubah Rutinitas Domestik di Rumah Jadi Terapi Lepas Stres
Jumat, 10 Juli 2026 | 13:48
Di tengah mobilitas tinggi dan tuntutan gaya hidup urban, terjadi pergeseran fungsi rumah bagi generasi muda.
TANGERANGNEWS.com- Komunitas pegawai wanita PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten atau Srikandi PLN, bersama Yayasan Baitul Maal (YBM), giat menggelar berbagai program kesehatan.
Salah satu ialah program "Gerakan Serentak untuk Anak Tangerang Sehat dan Cerdas" yang fokus pada upaya pengentasan stunting dengan tujuan utama untuk mengatasi masalah pertumbuhan anak yang dapat mempengaruhi kecerdasan dan perkembangan mereka sejak dini.
Kepala Puskesmas Tanah Tinggi Kota Tangerang dr. Novan Hermawan mengapresiasi kontribusi PLN dalam penanganan stunting.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat diadopsi oleh banyak pihak dan dapat terus berlanjut," ujarnya.
General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin menjelaskan, program pengentasan stunting yang diprakarsai oleh Srikandi PLN ini telah sesuai dengan komitmen perusahaan dalam memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat.
"Kami aktif dalam memberikan paket nutrisi, melakukan pemeriksaan kesehatan, hingga mengadakan sosialisasi kesehatan," ucap Andy.
Dalam program ini, PLN juga membagikan 106 paket yang berisi bahan makanan pokok seperti beras, telur, biskuit, susu, dan minyak goreng, dengan harapan paket nutrisi tersebut dapat memenuhi kebutuhan gizi dan vitamin anak-anak yang menerima.
"Semoga paket nutrisi ini dapat memenuhi kebutuhan gizi dan vitamin bagi para penerima manfaat serta memberikan kebahagiaan bagi mereka," pungkasnya.
Di tengah mobilitas tinggi dan tuntutan gaya hidup urban, terjadi pergeseran fungsi rumah bagi generasi muda.
TODAY TAGSatuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu seberat 8.369 gram (8,3 kilogram) melalui paket kiriman.
Kabupaten Tangerang resmi ditetapkan sebagai juara umum pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-23 Tingkat Provinsi Banten yang berakhir Kamis 9 Juli 2026, malam.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews