Connect With Us

Upaya Tangani Stunting, Srikandi PLN Banten Bagi-bagi Paket Nutrisi di Tangerang 

Fahrul Dwi Putra | Senin, 2 September 2024 | 15:23

Srikandi PLN Banten menggelar program "Gerakan Serentak untuk Anak Tangerang Sehat dan Cerdas". (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Komunitas pegawai wanita PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten atau Srikandi PLN, bersama Yayasan Baitul Maal (YBM), giat menggelar berbagai program kesehatan. 

Salah satu ialah program "Gerakan Serentak untuk Anak Tangerang Sehat dan Cerdas" yang fokus pada upaya pengentasan stunting dengan tujuan utama untuk mengatasi masalah pertumbuhan anak yang dapat mempengaruhi kecerdasan dan perkembangan mereka sejak dini.

Kepala Puskesmas Tanah Tinggi Kota Tangerang dr. Novan Hermawan mengapresiasi kontribusi PLN dalam penanganan stunting. 

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat diadopsi oleh banyak pihak dan dapat terus berlanjut," ujarnya.

General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin menjelaskan, program pengentasan stunting yang diprakarsai oleh Srikandi PLN ini telah sesuai dengan komitmen perusahaan dalam memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat.

"Kami aktif dalam memberikan paket nutrisi, melakukan pemeriksaan kesehatan, hingga mengadakan sosialisasi kesehatan," ucap Andy.

Dalam program ini, PLN juga membagikan 106 paket yang berisi bahan makanan pokok seperti beras, telur, biskuit, susu, dan minyak goreng, dengan harapan paket nutrisi tersebut dapat memenuhi kebutuhan gizi dan vitamin anak-anak yang menerima.

"Semoga paket nutrisi ini dapat memenuhi kebutuhan gizi dan vitamin bagi para penerima manfaat serta memberikan kebahagiaan bagi mereka," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:51

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang memusnahkan barang bukti berupa Freezer yang digunakan pelaku mutilasi untuk menyimpan mayat korban.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill