Bupati Tangerang Dukung Pendidikan Antikorupsi Masuk Sekolah
Selasa, 12 Mei 2026 | 00:59
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TANGERANGNEWS.com- Komunitas pegawai wanita PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten atau Srikandi PLN, bersama Yayasan Baitul Maal (YBM), giat menggelar berbagai program kesehatan.
Salah satu ialah program "Gerakan Serentak untuk Anak Tangerang Sehat dan Cerdas" yang fokus pada upaya pengentasan stunting dengan tujuan utama untuk mengatasi masalah pertumbuhan anak yang dapat mempengaruhi kecerdasan dan perkembangan mereka sejak dini.
Kepala Puskesmas Tanah Tinggi Kota Tangerang dr. Novan Hermawan mengapresiasi kontribusi PLN dalam penanganan stunting.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat diadopsi oleh banyak pihak dan dapat terus berlanjut," ujarnya.
General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin menjelaskan, program pengentasan stunting yang diprakarsai oleh Srikandi PLN ini telah sesuai dengan komitmen perusahaan dalam memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat.
"Kami aktif dalam memberikan paket nutrisi, melakukan pemeriksaan kesehatan, hingga mengadakan sosialisasi kesehatan," ucap Andy.
Dalam program ini, PLN juga membagikan 106 paket yang berisi bahan makanan pokok seperti beras, telur, biskuit, susu, dan minyak goreng, dengan harapan paket nutrisi tersebut dapat memenuhi kebutuhan gizi dan vitamin anak-anak yang menerima.
"Semoga paket nutrisi ini dapat memenuhi kebutuhan gizi dan vitamin bagi para penerima manfaat serta memberikan kebahagiaan bagi mereka," pungkasnya.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TODAY TAGMenyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews