Connect With Us

Rayakan Hari Anak Nasional, Srikandi PLN Beri Bantuan untuk 26 Sekolah

Fahrul Dwi Putra | Senin, 29 Juli 2024 | 18:34

Srikandi PLN memberikan bantuan dalam rangka Hari Anak Nasional (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-PT PLN (Persero), melalui program Srikandi PLN Movement-Srikandi Sahabat Anak, memperingati Hari Anak Nasional dengan memberikan bantuan kepada 26 sekolah di seluruh Indonesia. 

Program ini dirasakan langsung manfaatnya oleh 2.405 siswa dan 182 guru.

Adapun Program ini menyasar PAUD dan SD, baik formal maupun nonformal seperti sekolah anak jalanan dan rumah singgah. 

Selain memberikan pelatihan langsung, Srikandi PLN juga menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa fasilitas penunjang pendidikan dan sarana usaha untuk mendukung kemandirian sekolah nonformal.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, Srikandi Sahabat Anak adalah salah satu program yang sejalan dengan pilar pendidikan TJSL perseroan. 

Selain mendukung aspek sosial dalam kerangka Environment, Social, Governance (ESG), program ini juga mendukung Hari Anak Nasional.

"Hari Anak Nasional merupakan momen penting untuk mengingatkan pemenuhan hak-hak anak, dan inisiatif yang dilakukan PLN adalah salah satu langkah nyata dalam mendukung hak anak," ujar Darmawan.

Direktur Keuangan PLN sekaligus Ketua Umum Srikandi PLN Sinthya Roesly menambahkan, Srikandi PLN bertujuan untuk mengarusutamakan gender di perseroan, menciptakan iklim kerja yang sehat, dan memberi kesempatan besar bagi perempuan di PLN untuk berprestasi dan mengembangkan karier. 

Tak hanya itu, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Srikandi PLN mengadakan berbagai kegiatan, seperti pelatihan membaca Al-Quran, edukasi pengolahan sampah, peningkatan literasi siswa, edukasi kelistrikan, motivasi melalui dongeng, dan pemberian bantuan sarana penunjang pendidikan.

Kepala SDN Limo 2 di Kota Depok Triningsih mengapresiasi langkah PLN Unit Induk Transmisi (UIT) Jawa Bagian Barat (JBB) dalam memperingati Hari Anak Nasional.

"Penyampaian yang tepat sasaran kepada anak juga menjadi perhatian. Srikandi PLN UIT JBB mampu menarik perhatian pendengar, sehingga anak menjadi fokus mendengarkan. Itu bagian terhebat dari PLN menurut saya," kata Triningsih.

Dukungan lain datang dari Srikandi PLN melalui Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu yang melaksanakan kegiatan PLN Peduli Anak Sekolah (PAS) dengan memberikan 50 paket perlengkapan sekolah kepada anak-anak yatim/piatu di TPQ Raudhatush Shibyan, Palembang.

Selain itu, PLN dan Srikandi PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Majalaya juga memberikan bantuan pendidikan berupa peralatan sekolah kepada 26 anak di Yayasan Muhammad Alfatih Sipatahunan Baleendah, Kabupaten Bandung.

"Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak di yayasan kami. Ini bukan hanya sekadar peralatan sekolah, tetapi juga simbol dukungan dan harapan untuk masa depan mereka. Terima kasih PLN," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill