Connect With Us

Percepat Pemanfaatan Energi Terbarukan, PLN Kembangkan Hidrogen Hijau 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 17 September 2024 | 15:33

PLN EPI dan PLN IP melakukan penandatanganan HoT.Perjanjian Pembelian Hidrogen Hijau dengan PT Pupuk Indonesia (Persero) dan ACWA Power pada acara Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dan PLN Indonesia Power (PLN IP) melakukan penandatanganan Head of Terms (HoT) Perjanjian Pembelian Hidrogen Hijau dengan PT Pupuk Indonesia (Persero) dan ACWA Power pada acara Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2024.

Hal ini dilakukan sebagai wujud komitmen dalam mempercepat pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN siap mendukung target Net Zero Emissions (NZE) pada 2060. Misalnya saja dengan mengembangkan hidrogen hijau yang berperan penting dalam peta jalan 10 tahun Kementerian BUMN untuk menjadikan Indonesia sebagai pelopor ekonomi hijau.

"Kesepakatan ini menjadi langkah strategis bagi PLN dalam pengembangan hidrogen hijau sebagai bahan baku utama produksi amonia hijau dalam memperkuat ketahanan energi nasional," ujar Darmawan.

Dalam proyek ini, Pupuk Indonesia akan menjadi off-taker hidrogen hijau yang diproduksi bersama oleh PLN dan ACWA Power. 

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menyampaikan, kolaborasi ini akan memastikan ketersediaan hidrogen hijau sebagai bahan baku utama amonia hijau untuk produksi pupuk urea dan NPK. 

"Karena sumber daya tak terbarukan seperti gas alam pada akhirnya akan habis, ini merupakan langkah strategis kami untuk menggantikan gas alam dengan air, sehingga Pupuk Indonesia dapat terus memasok pupuk yang dibutuhkan petani dan tetap menjadi pemain kunci dalam mendukung ketahanan pangan nasional," jelas Rahmad.

Direktur Gas & BBM PLN EPI Rakhmad Dewanto menambahkan, PLN memproduksi sekitar 203 ton hidrogen hijau per tahun dan akan membangun fasilitas hidrogen hijau dan pabrik amonia hijau di Jawa Timur, yang direncanakan beroperasi pada 2026-2027.

"Hidrogen hijau dan amonia hijau yang kami hasilkan akan mendukung sektor industri yang lebih bersih di Indonesia, serta memainkan peran kunci dalam upaya dekarbonisasi," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

BANDARA
WN China Kendalikan Peredaran Vape Etomidate yang Dijual ke Jule, Untung Rp700 Ribu Per Cartridge

WN China Kendalikan Peredaran Vape Etomidate yang Dijual ke Jule, Untung Rp700 Ribu Per Cartridge

Senin, 21 September 2026 | 18:46

Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar jaringan peredaran rokok elektronik (vape) berisi zat berbahaya etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill