Connect With Us

Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Teken MOU dengan Dua Perusahaan di IISF 2024

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 10 September 2024 | 10:13

PT PLN melakukan nota kesepahaman (MoU) di sela ajang Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2024, di Jakarta Convention Center pada Kamis, 5 September 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) menandatangani dua Memorandum of Understanding (MoU) untuk pengembangan infrastruktur kendaraan listrik (EV) di sela ajang Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2024, di Jakarta Convention Center pada Kamis, 5 September 2024. 

Penandatanganan ini menjadi langkah nyata PLN dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

MoU dilakukan dengan PT Utomo Charge+ Indonesia dan ACME Corporation. Bersama Utomo Charge+, PLN akan mengembangkan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik terpusat. 

Sedangkan dengan ACME, PLN berkolaborasi dalam pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), penelitian, dan pertukaran pengetahuan.

Koordinator Pelayanan Usaha Ketenagalistrikan di Kementerian ESDM Ferry Triansyah mengatakan, pengembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik menjadi hal krusial untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke EV. 

"Salah satu tantangan yang harus disiapkan dan diselesaikan dengan memperbanyak atau mengakselerasi charging station ini," katanya.

Pemerintah juga mendukung penuh pengembangan ekosistem kendaraan listrik melalui Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023 tentang percepatan program kendaraan listrik berbasis baterai. 

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan, PLN akan terus mendukung transisi energi Indonesia menuju Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060 dengan meningkatkan ketersediaan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik. 

"PLN mendukung pertumbuhan EV yang semakin masif dengan terus memperbanyak ketersediaan infrastruktur charging station di berbagai tempat," ucapnya.

Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN, Hartanto Wibowo, menyebutkan bahwa adopsi kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. 

Hingga April 2024, lebih dari 130.000 kendaraan listrik sudah diadopsi, meningkat 180% dibandingkan tahun 2022

Ia juga menambahkan, sampai Agustus 2024, PLN telah membangun 2.015 SPKLU dan 2.182 Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di seluruh Indonesia. 

Selain itu, layanan Home Charging mengalami peningkatan yang pesat, dari 118 pengguna pada 2021 menjadi 18.000 pengguna di tahun 2024.

Melalui aplikasi PLN Mobile, PLN juga telah mengintegrasikan infrastruktur EV seperti SPKLU, SPBKLU, dan Home Charging ke dalam fitur EV Digital Services (EVDS), memudahkan pengguna kendaraan listrik mengakses layanan-layanan tersebut.

Tak hanya PLN, Indonesia Battery Corporation (IBC) juga turut mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik. 

Direktur Utama IBC Toto Nugroho menjelaskan, PLN memegang peran vital dalam akselerasi ekosistem EV di Indonesia. 

Toto optimistis dengan cadangan nikel yang melimpah, Indonesia berpotensi besar menjadi pemain kunci dalam industri baterai kendaraan listrik global.

"Hampir 50-60% bahan baterai atau baterai kendaraan listrik di dunia, sebenarnya berasal dari Indonesia," tutup Toto.

NASIONAL
KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:44

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memastikan tidak akan ada aksi demonstrasi buruh pada Agustus hingga September 2026.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANTEN
Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:49

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah untuk menyelesaikan berbagai persoalan menahun di kawasan industri Serang Barat.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill