Connect With Us

Anindya Optimistis Masuk 15 Besar di Miss Universe

EYD | Kamis, 26 November 2015 | 07:47

Anindya Kusuma Putri (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Mewakili Indonesia di ajang Miss Universe merupakan kebanggaan tersendiri bagi Puteri Indonesia 2015, Anindya Kusuma Putri. Anin, sapaan Anindya, optimistis akan mampu mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional. Setidaknya, mempertahankan prestasi Indonesia dengan menembus 15 besar.

Pada dua penyelanggaraan Miss Universe sebelumnya, perwakilan Indonesia berhasil lolos ke Top 15. Mereka adalah Whulandary Herman (2013) dan Elvira Devinamira (2014). Sebuah prestasi, pasalnya Indonesia sudah lama absen dari posisi Top 15 sejak Artika Sari Devi di Miss Universe 2005. “Bagiku, mempertahankan prestasi dari para seniorku tentunya menjadi tantangan terbesar. Tapi aku harus optimistis kalau aku bisa,” ujar wanita asal Semarang tersebut.

Berbagai persiapan pun sudah dia jalani. Ada tiga jenis persiapan, yakni keterampilan, mental, dan pengetahuan. Keterampilan berkaitan dengan sejumlah keahlian dasar seperti merias wajah, berbusana, dan berpidato.

“Tahun ini agak sedikit berbeda karena setiap peserta akan diberi kesempatan berpidato. Jadi aku harus mempersiapkannya dengan matang,” ujar mahasiswi jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro Semarang itu.

Adapun mental berhubungan dengan kepercayaan diri. Sementara pengetahuan tentang pemahaman Anin soal berbagai isu terkini di berbagai bidang, baik yang terjadi di negeri sendiri maupun global. Persiapan lain adalah melatih fisik agar tetap bugar menjalani rangkaian aktivitas yang cukup padat di sana. Pernah manjadi atlet badminton, wanita 23 tahun ini sekarang lebih memilih basket dan lari. “Hampir setiap Minggu aku lari pas CFD (Car Free Day). Kadang aku juga main basket dan nge-gym,” kata Anin.

Kekuatan fisik juga dia perlukan menopang kostum nasional bertajuk "Mythical Eyes on Barong" yang bobotnya mencapai 27 kg. Untuk mendukung kebugaran tubuhnya, dia juga menerapkan diet sehat. Makanan berminyak, goreng-gorengan, dan terlalu pedas adalah beberapa makanan yang dihindarinya. “Kalau pagi, aku makan roti gandum, telur rebus siangnya salad dan daging-dagingan yang direbus,” kata Anin menambahkan.

Di ajang Miss Universe 2015, dia nantinya akan bersanding dengan wanita-wanita cantik dari 80 negara. Ditanya siapa yang menurutnya saingan terberat, Anin menjawab tidak punya. Di matanya, semua kontestan memiliki keunikan tersendiri sehingga dapat saling menginspirasi satu sama lain. Untuk mereka, seperti sebelumnya, Anin sebagai perwakilan Indonesia sudah menyiapkan suvenir. “Aku nanti bawa aksesori-aksesori dari Kalimantan,” kata wanita yang akan unjuk kebolehannya mencabik bas elektrik di ajang talent show Miss Universe 2015.

TagsHiburan
KOTA TANGERANG
Penahanan Bahar bin Smith Ditangguhkan, Alasannya Tulang Punggung Keluarga dan Sudah Minta Maaf

Penahanan Bahar bin Smith Ditangguhkan, Alasannya Tulang Punggung Keluarga dan Sudah Minta Maaf

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:23

Habib Bahar bin Smith akhirnya dipastikan tidak ditahan oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Metro Tangerang Kota, dalam kasus pemukulan anggota Banser.

OPINI
Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:49

Bayangkan! Kita sedang menunggu antrian panjang untuk berobat, tetapi begitu sampai di meja pendaftaran, petugas pendaftaran mengatakan bahwa kartu BPJS PBI kita sudah tidak aktif, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

TANGSEL
Dituntut 12 Tahun, Eks Kadis LH Tangsel Cuma Divonis 7 Tahun Penjara Kasus Korupsi Sampah

Dituntut 12 Tahun, Eks Kadis LH Tangsel Cuma Divonis 7 Tahun Penjara Kasus Korupsi Sampah

Kamis, 12 Februari 2026 | 22:14

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang akhirnya menjatuhkan vonis terhadap komplotan pelaku korupsi proyek pengangkutan dan pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun anggaran 2024-2025.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill