Connect With Us

Bengawan Solo Restaurant

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 30 Maret 2021 | 18:52

Bengawan Solo Restaurant. (Istimewa / Istimewa)

 

Salah satu rekomendasi tempat ngabuburit dan berbuka puasa lainnya, adalah Bengawan Solo Restaurant, Grand Sahid Jakarta.

 

Berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Kav 86, Grand Sahid Jaya, Jakarta membuat restoran ini ramai pengunjung khususnya bulan Ramadan.

 

Selama ini ciri khas budaya Jawa menjadi ikon Bengawan Solo Restaurant. Menu yang disajikan dan nuansa restoran pun kental dengan unsur Jawa.

 

Resto ini hadir dengan sentuhan kreatif dalam suasana lebih modern, mengandalkan menu lokal, meski tak terpatok pada menu Jawa.

 

Salah satu hidangan penutup eksotiknya yang bisa menjadi takjil adalah cinnamon experience, dua mangkuk yang tersusun dua di tangan pelayan menyita perhatian pengunjung karena mengeluarkan asap dari es kering yang disiram air hangat di dasar mangkuk. 

WISATA
7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36

Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.

TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill