Banten Duduki Peringkat Pertama Udara Terburuk di Indonesia Malam Ini
Sabtu, 3 Januari 2026 | 20:20
Kualitas udara di Provinsi Banten tercatat menjadi yang terburuk di seluruh Indonesia pada Sabtu malam, 3 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Salah satu warisan budaya asli Indonesia, yakni angklung menjadi Google Doodle, Rabu 16 November 2022.
Dimunculkannya angklung sebagai Google Doodle ternyata bertepatan dengan hari ditetapkannya angklung sebagai warisan budaya oleh UNESCO pada 2010 yang lalu. Hari ini pun diperingati sebagai hari angklung sedunia.
Alat musik ini biasanya terdiri dari dua tabung bambu atau lebih dan bagian alasnya. Cara memainkannya yakni pemain harus menggoyangkan atau menggetarkan pangkal bambu, sehingga instrumen ini mengeluarkan nada tertentu.
Meski berasal dari Jawa Barat, Angklung adalah alat musik tradisional yang cukup terkenal ke berbagai penjuru Nusantara. Kemasyhurannya pun sampai dijadikan sebagai salah satu nama jalan di Tangerang, yakni Jalan Angklung, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Selain itu, alat musik angklung pun digunakan oleh sekelompok pemuda pengamen jalanan dengan nama grup Laras Wulung di kawasan Jalan Ir Juanda, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).
Salah satu personel Laras Wulung, Widodo mengungkapkan, selain mengais rezeki, mereka bertujuan melestarikan warisan budaya tersebut.
"Selain hobi main musik, kami senang memperkenalkan musik angklung, warisan budaya Indonesia, sehingga perlu dilestarikan," ujar Widodo seperti dikutip dari tribuntangerang.com, Rabu 16 November 2022.
Kelompok pengamen jalanan tersebut tampil dengan mengenakan seragam batik berwarna hitam untuk menjadi pembeda dengan yang lainnya.
Kualitas udara di Provinsi Banten tercatat menjadi yang terburuk di seluruh Indonesia pada Sabtu malam, 3 Januari 2026.
TODAY TAGPria berinisial SAR, 25, tertangkap usai mencuri motor di halaman Masjid Baitulrohman, Perumahan Keroncong Permai, Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. Padahal ia baru saja keluar dari penjara 6 bulan lalu.
Sebanyak 115 rumah di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, terendam banjir setinggi 60 hingga 100 sentimeter sejak Sabtu 3 Januari 2026. Selain permukiman, luapan air juga menenggelamkan sedikitnya 35 hektare sawah
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews