Connect With Us

Tempe Mendoan, Gorengan Favorit Jadi Google Doodle

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 07:43

Tempe mendoan sebagai Google Doodle. (Fahrul Dwi Putra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Google Doodle hari ini, Sabtu, 29 Oktober 2022, menampilkan tempe mendoan sebagai temanya.

Makanan hasil fermentasi kedelai yang kaya akan protein bergizi asli Indonesia itu diketahui telah berusia 400 tahun.

Tempe diolah menjadi berbagai olahan seperti salah satunya adalah tempe goreng yang telah menjadi Warisan Budaya Tak Benda pada 2021.

Salah satu variasi tempe goreng adalah tempe mendoan seperti yang saat ini menjadi tema Google Doodle, berbeda dengan tempe goreng pada biasanya yang krispi, tempe mendoan lebih lembel namun lebih kaya akan rasa.

Sebagai informaasi, dokumentasi tempe pertama kali dilakukan pada tahun 1600-an di Desa Tembayat, Klaten, Jawa Tengah, Indonesia dan tercatat dalam Serat Centhini, kompilasi dua belas jilid kisah dan ajaran Jawa, ditulis dalam bentuk syair dan diterbitkan pada tahun 1814.

Karya Google Doodle tempe mendoan itu diilustrasikan oleh Reza Dwi Setyawan yang berbasis di Semarang, Jawa Tengah, untuk merayakan tempe mendoan sebagai salah satu makanan ikonik Indonesia.

Di Tangerang, Tempe Mendoan pun menjadi salah satu makanan yang difavoritkan, banyak usaha kecil dan mikro yang menjual tempe mendoan tersebar mulai dari usaha sampingan di teras rumah sendiri ataupun menyewa tempat di toko-toko retail. 

Bahkan, beberapa kafe pun menyediakan tempe mendoan sebagai salah satu menunya, seperti kafe Rooftop 8 di Jalan Beringin Raya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang dan masih banyak kafe-kafe lainnya.

Tak hanya itu, di Tangerang ada satu wilayah bernama Kampung Tempe yang berada di lingkungan RT 03, RW 02, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, sebagian besar warga di lingkungan itu berprofesi sebagai pengrajin tempe sejak 1980-an.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

OPINI
Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Senin, 2 November 2026 | 17:31

Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill