Connect With Us

Ada Pameran Radio Vintage di Alam Sutera Audio Fest 2022, Dimeriahkan Mocca dan Oom Leo Berkaraoke

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 9 Desember 2022 | 20:50

Radio vintage dipamerkan di Alam Sutera Audio Fest 2022, Vintage Vibe Broadway, Alam Sutera, Kota Tangerang Selatan, pada 9-18 Desember 2022 (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Melihat banyaknya penggemar radio vintage di Jabodetabek yang sampai saat ini belum memiliki wadah khusus untuk menunjukkan koleksi terbaik mereka kepada publik, The Flavor Bliss Alam Sutera menyelenggarakan pameran Alam Sutera Audio Fest 2022.

Event yang digelar di area Vintage Vibe Broadway, Alam Sutera, Kota Tangerang Selatan, pada tanggal 9-18 Desember 2022 ini, memamerkan lebih dari seratus radio tabung lengkap dengan informasi sejarahnya.

Radio-radio yang dipamerkan terdiri dari berbagai merk yang diproduksi pada tahun 1930-an hingga 1960-an. Sebagian radio ada yang dibuat di Indonesia, namun ada juga yang dibuat di luar negeri seperti dari Belanda, Swedia, Jerman, Inggris dan Hungaria.

Berbekal sejarah panjang peran radio di Indonesia maupun dunia internasional, The Flavor Bliss ingin menghadirkan seluk beluk radio tabung kepada masyarakat khususnya generasi muda.

"Agar mereka dapat mengenal sejarah radio di Indonesia dan sekilas radio di dunia internasional, sehingga menimbulkan kecintaan mengoleksi radio tabung," kata Sari Setyaningrum, Township Director Alam Sutera Group, Jumat 9 Desember 2022.

Selain pameran radio, di Alam Sutera Audio Fest 2020 pengunjung juga dapat menyaksikan penampilan musik yang dimeriahkan oleh Bilal Indrajaya, Mocca, Mantra Vutura dan Oom Leo Berkaraoke.

Dari sisi edukasi, dalam pameran ini digelar juga talkshow dan workshop yang menghadirkan Adit Insomnia, Aria Baja, Arie Dagienkz, Denny Kusumah, Dustin Tiffani, Efika Rosemarie, Gilang Gombloh, La Rane Hafied, Paman Yudi, Viliny Lesmana, dan 1. Spesifikasi.

Menurut Sari, acara ini juga dapat menjadi oase bagi para penggemar radio vintage yang ada di wilayah Jabodetabek, karena di sini mereka dapat berkenalan, berbagi informasi dan pengalaman mengenai cerita koleksi radio mereka.

Selain itu, The Flavor Bliss ingin menjadikan Broadway, sebagai salah satu pusat barang vintage berkualitas di Jabodetabek.

Nantinya, diharapkan juga dapat meningkatkan pertumbuhan UMKM Kota Tangsel khususnya, dengan destinasi wisata baru, yaitu pusat barang-barang vintage seperti alat elektronik, rumah tangga, sepeda, otomotif, furniture dan fashion.

"Kami akan mengadakan berbagai pameran barang vintage, sehingga orang akan mengenalnya sebagai salah satu destinasi wisata yang unik,” pungkas Sari.

Sementara itu, Pilar Saga Ichsan, Wakil Wali Kota Tangerang mengatakan pameran radio tabung dan gramaphone ini jadi event pertama kali di Tangsel.

"Mudah-mudahan ini jadi pelopor, supaya menambah pengetahuan apa itu radio dan gramaphone. Selain itu juga diharapkan dapat mendorong industri kreatif di Tangsel, melalui pameran dan penjualan barang-barang vintage," katanya saat membuka acara.

SPORT
Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Senin, 12 Januari 2026 | 11:38

Persita Tangerang berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-0 pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 dalam laga yang berlangsung di Indomilk Arena, Jumat, 9 Januari 2026, lalu.

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill