Connect With Us

Ternyata Ada Maknanya, Ini Beda Arti Warna Gerobak Mi Ayam

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 12:04

Ilustrasi gerobak Mi Ayam (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com– Siapa sangka, warna gerobak mi ayam yang sering kita lihat ternyata memiliki makna tersendiri. 

Rupanya setiap warna gerobak ini menandakan asal daerah penjualnya. 

Berikut arti warna yang digunakan pada gerobak mi ayam dilansir dari kanal YouTube Entrepreneur Indonesia, Sabtu, 10 Agustus 2024.

1. Gerobak Biru dan Cokelat

Gerobak mi ayam berwarna biru dan cokelat umumnya berasal dari Jawa Tengah, terutama dari daerah Wonogiri. Dahulu, para penjual mi ayam dari wilayah ini memilih warna biru karena catnya yang relatif murah. 

Selain itu, warna biru tidak mudah terlihat kotor oleh debu dan kotoran lainnya, menjadikannya pilihan yang praktis bagi para penjual yang harus beroperasi di luar ruangan setiap hari. 

Hingga kini, gerobak biru dan cokelat telah menjadi ciri khas yang melekat dengan mi ayam dari Wonogiri, yang juga terkenal akan kelezatannya.

2. Gerobak Hijau

Berbeda dengan Jawa Tengah, gerobak mi ayam berwarna hijau biasanya berasal dari Jawa Barat, terutama daerah Priangan. Hijau seringkali dikaitkan dengan kesegaran dan keaslian, yang cocok dengan citra kuliner Jawa Barat yang terkenal dengan bahan-bahan segarnya. 

Warna hijau juga mencerminkan kekayaan alam Priangan yang subur, yang menjadi salah satu alasan mengapa para penjual di daerah ini memilihnya sebagai identitas gerobak mereka.

Jadi, ketika Anda melihat gerobak mi ayam dengan warna-warna ini, Anda sebenarnya sedang melihat jejak budaya dan tradisi yang dibawa oleh para penjual dari daerah asalnya. 

Setiap warna tidak hanya sekadar hiasan, tetapi juga mencerminkan cerita dan sejarah panjang di balik kelezatan mi ayam yang disajikan.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bantah Segel GKPI Rajeg, Rumah Ibadah Direlokasi ke Tempat Baru

Pemkab Tangerang Bantah Segel GKPI Rajeg, Rumah Ibadah Direlokasi ke Tempat Baru

Rabu, 30 September 2026 | 19:37

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan tidak ada tindakan penyegelan terhadap rumah ibadah Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Swiss-Belhotel International Rayakan HUT ke-39, Usung Tema Global Vision, Local Heart

Swiss-Belhotel International Rayakan HUT ke-39, Usung Tema Global Vision, Local Heart

Rabu, 30 September 2026 | 20:29

Swiss-Belhotel International memperingati hari jadi ke-39 pada 25 September 2026 dengan mengusung tema “Global Vision, Local Heart”.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill