Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TANGERANGNEWS.com– Siapa sangka, warna gerobak mi ayam yang sering kita lihat ternyata memiliki makna tersendiri.
Rupanya setiap warna gerobak ini menandakan asal daerah penjualnya.
Berikut arti warna yang digunakan pada gerobak mi ayam dilansir dari kanal YouTube Entrepreneur Indonesia, Sabtu, 10 Agustus 2024.
1. Gerobak Biru dan Cokelat
Gerobak mi ayam berwarna biru dan cokelat umumnya berasal dari Jawa Tengah, terutama dari daerah Wonogiri. Dahulu, para penjual mi ayam dari wilayah ini memilih warna biru karena catnya yang relatif murah.
Selain itu, warna biru tidak mudah terlihat kotor oleh debu dan kotoran lainnya, menjadikannya pilihan yang praktis bagi para penjual yang harus beroperasi di luar ruangan setiap hari.
Hingga kini, gerobak biru dan cokelat telah menjadi ciri khas yang melekat dengan mi ayam dari Wonogiri, yang juga terkenal akan kelezatannya.
2. Gerobak Hijau
Berbeda dengan Jawa Tengah, gerobak mi ayam berwarna hijau biasanya berasal dari Jawa Barat, terutama daerah Priangan. Hijau seringkali dikaitkan dengan kesegaran dan keaslian, yang cocok dengan citra kuliner Jawa Barat yang terkenal dengan bahan-bahan segarnya.
Warna hijau juga mencerminkan kekayaan alam Priangan yang subur, yang menjadi salah satu alasan mengapa para penjual di daerah ini memilihnya sebagai identitas gerobak mereka.
Jadi, ketika Anda melihat gerobak mi ayam dengan warna-warna ini, Anda sebenarnya sedang melihat jejak budaya dan tradisi yang dibawa oleh para penjual dari daerah asalnya.
Setiap warna tidak hanya sekadar hiasan, tetapi juga mencerminkan cerita dan sejarah panjang di balik kelezatan mi ayam yang disajikan.
TODAY TAGPasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews