Connect With Us

Sering Bikin Halusinasi, Ternyata Ini Manfaat Konsumsi Kecubung 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 9 Juli 2024 | 18:05

Ilustrasi kecubung. (Istimewa / Sam Ardians)

TANGERANGNEWS.com-Penyalahgunaan kecubung sering terjadi karena karakter tanaman ini yang mampu menghasilkan efek halusinasi. Namun, yang tidak disadari oleh para pemakainya adalah keracunan kecubung bisa berlangsung hingga berhari-hari. 

Tulisan ini akan membahas apa itu buah kecubung, zat yang ada di dalamnya, serta efek samping dan manfaat medisnya.

Apa Itu Kecubung?

Kecubung, atau Datura metel, adalah tanaman yang umum dijumpai di kawasan tropis. Tanaman ini tergolong dalam keluarga Solanaceae, yang sebagian besar anggotanya adalah tanaman herba, semak, pohon, maupun liana (tumbuhan yang memanjat). 

Tanaman ini dikenal karena bunga terompetnya yang juga mengandung racun berbahaya seperti dilansir dari kanal YouTube Teman Sains, Selasa, 9 Juli 2024.

Zat yang Terkandung dalam Kecubung

Bagian tanaman kecubung yang sering dikonsumsi adalah buahnya. Buah kecubung mengandung zat yang dapat menyebabkan halusinasi dan efek relaksasi, seperti metil kristalin. 

Selain itu, buah ini mengandung senyawa alkaloid seperti atropin, hiosiamin, dan skopolamin yang bersifat antikolinergik. 

Zat-zat ini juga memiliki efek stimulan pada sistem saraf pusat dan sering digunakan dalam pesta narkoba.

Efek Samping Konsumsi Kecubung

Zat berbahaya dalam kecubung dapat membuat seseorang merasakan kesenangan dan kegembiraan yang sangat tinggi serta merangsang ujung-ujung saraf, yang dapat menyebabkan kecanduan. 

Efek-efek ini dapat terasa selama sekitar 4-6 jam. Setelah efeknya hilang, pengguna akan merasa lebih mengantuk, lemas, dan bisa saja depresi. 

Jika digabung dengan zat berbahaya lain, efek jangka panjangnya dapat mencakup peningkatan tekanan darah, stroke, depresi berat, hingga keinginan bunuh diri, anoreksia, kesulitan tidur, gangguan irama jantung, dan risiko gangguan jiwa berat.

Manfaat Medis Kecubung

Meski berbahaya, kecubung memiliki beberapa manfaat kesehatan jika diolah dengan benar. Berikut beberapa manfaat medis kecubung:

1. Mengatasi Penyakit Kulit Eksim

Buah kecubung mengandung antioksidan tinggi yang membantu mengurangi penyakit eksim.

2. Mengatasi Flu

Daun kecubung memiliki rasa pahit dan pedas yang dipercaya membantu mengatasi flu.

3. Mengontrol Gejala Gangguan Pencernaan

Kandungan hiosiamin dalam daun kecubung dapat mengurangi gerakan lambung dan usus serta produksi cairan lambung.

4. Kesehatan Reproduksi

Ekstrak kecubung mengandung senyawa fenolik yang baik untuk kesehatan reproduksi, terutama masalah hipotensi dan disfungsi seksual pada pria.

Meski begitu, penggunaan kecubung untuk berbagai penyakit bukanlah sebagai pengobatan utama. 

Tanaman ini hanya boleh digunakan sebagai perawatan sederhana dan disarankan tetap memerlukan saran dokter selama penggunaannya bersama dengan obat-obatan lain untuk mencegah dampak buruk. 

Jika mengalami efek setelah mengonsumsi kecubung, segera lakukan pemeriksaan ke dokter atau rumah sakit terdekat.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill