Connect With Us

Viral Link Video Guru dan Murid Gorontalo, Ini Alasan Jangan Cari dan Sebar Konten Asusila di Media Sosial

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 26 September 2024 | 10:05

Potongan video tak senonoh oknum guru dan murid di Gorontalo (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Beredar di media sosial video tidak senonoh antara seorang oknum guru dan seorang siswi diduga berasal dari MAN 1 Kabupaten Gorontalo.

Dalam video berdurasi sekitar 5 menit tersebut, keduanya tampak melakukan hubungan laiknya suami istri di sebuah ruangan tertutup.

Sebelumnya, salah seorang siswi lainnya diduga teman korban telah memasang kamera tersembunyi di ruangan tersebut 

Saat ini, Polres Gorontalo telah menetapkan oknum guru tersebut sebagai tersangka dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Gorontalo AKBP Deddy Hereman mengatakan, hasil penyelidikan sementara mengungkapkan bahwa tersangka telah menjalin hubungan dengan korban sejak 2022 silam.

"Video itu sendiri diambil di rumah teman korban pada tanggal 9 September 2024, dan ditujukan untuk diperlihatkan kepada istri pelaku," ucap Deddy.

Adapun link video dari tindakan asusila guru dan murid itu pun banyak diburu oleh netizen yang penasaran.

Konten asusila kerap kali muncul di media sosial dan seringkali membuat orang penasaran. Namun, mencari, menonton, atau menyebarkan konten semacam ini bisa berakibat buruk, baik secara hukum maupun moral. 

Selain merugikan pihak yang terlibat, penyebaran konten asusila juga bisa berdampak buruk pada diri kita sendiri. Maka, penting untuk memahami risiko yang ada dan mengapa tindakan ini harus dihindari.

Ancaman Hukum Bagi Penyebar Konten Asusila

Banyak yang mungkin tidak sadar bahwa menyebarkan konten asusila, bahkan jika hanya iseng, bisa berujung pada masalah hukum serius. 

Menurut Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, setiap orang dilarang memproduksi, menyebarluaskan, atau memperjualbelikan konten asusila. 

Jika terbukti melanggar, pelaku dapat dikenakan hukuman penjara minimal 6 bulan hingga 12 tahun, serta denda mulai dari 250 juta hingga 6 miliar rupiah.

Tak hanya itu, berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Pasal 27 Ayat 1, penyebar konten asusila dapat dijerat dengan hukuman penjara hingga 6 tahun atau denda paling banyak 1 miliar rupiah. 

Jadi, tidak hanya pelaku dalam video tersebut yang bisa dijerat hukum, tetapi juga siapa pun yang turut menyebarkan kontennya.

Selain ancaman hukum, menyebarkan konten asusila juga bisa berdampak buruk bagi masyarakat. Salah satu dampak yang paling mengkhawatirkan adalah kerusakan psikologis, terutama bagi anak-anak atau remaja yang tidak sengaja mengakses konten tersebut. 

Anak-anak bisa saja terpapar pada hal-hal yang belum pantas mereka lihat, yang dapat mempengaruhi perkembangan mental dan emosionalnya.

Di sisi lain, penyebaran konten asusila juga bisa merusak citra dan reputasi seseorang atau bahkan suatu daerah. Citra buruk akibat konten asusila yang viral bisa menghambat perkembangan daerah tersebut dan menimbulkan stigma negatif di mata publik.

Jadi, marilah bijak dalam menggunakan media sosial dan membantu menjaga kebersihan ruang digital dari konten yang merusak. Jika menemukan konten asusila, laporkan saja, jangan disebarkan.

TEKNO
Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:50

Kualitas air dan udara di Indonesia kini menjadi perhatian serius di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena cuaca ekstrem.

BANTEN
KMP Batumandi Terbalik Pascakebakaran, Polisi Gagal Olah TKP Gegara Suhu Kapal Masih Panas

KMP Batumandi Terbalik Pascakebakaran, Polisi Gagal Olah TKP Gegara Suhu Kapal Masih Panas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:55

Perkembangan terbaru mengenai insiden kebakaran KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), pada Selasa 20 Oktober 2026, kemarin memasuki babak baru.

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

OPINI
Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:03

Kekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill