Connect With Us

Viral Video Iklan Prabowo di Bioskop, XXI Pastikan Tak Tayang Lagi Mulai 15 September 

Fahrul Dwi Putra | Senin, 15 September 2025 | 10:11

Tayangan video iklan Prabowo Subianto dalam bioskop sebelum pemutaran film. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Media sosial belakangan diramaikan dengan perbincangan soal penayangan video Presiden Prabowo Subianto sebelum film dimulai di sejumlah bioskop tanah air. 

Kehadiran video tersebut menuai protes dari sebagian warganet yang menganggapnya sebagai propaganda pemerintah dan mengganggu pengalaman menonton.

Video berdurasi sekitar satu menit itu menampilkan potongan pidato Presiden Prabowo yang menegaskan komitmennya untuk memberantas kemiskinan di Indonesia. 

“Kita ingin menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Kita harus jawab tuntutan rakyat hari ini, bukan nanti,“ ucap Prabowo dalam tayangan iklan tersebut dikutip dari tirto.id.

Setelah bagian pidato, video tersebut memperlihatkan sejumlah capaian pemerintahan. 

Beberapa di antaranya menyinggung soal produksi beras nasional hingga Agustus 2025 yang tercatat mencapai 21.760.000 ton, pembukaan lahan sawah baru seluas 225.000 hektar, serta ekspor jagung perdana sebanyak 1.200 ton. 

Selain itu, ditampilkan pula keberadaan 5.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, program Makan Bergizi Gratis yang telah menjangkau 20 juta penerima manfaat sejak awal tahun, serta pendirian 100 unit Sekolah Rakyat.

Ramainya kritik publik terkait penayangan iklan tersebut pun akhirnya ditanggapi pihak istana. 

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, penggunaan media publik untuk menyampaikan pesan tertentu pada dasarnya hal yang wajar. 

“Tentunya, sepanjang tidak melanggar aturan, tidak mengganggu kenyamanan, keindahan, maka penggunaan media media publik untuk menyampaikan sebuah pesan tentu sebuah hal yang lumrah,” ucapnya.

Sementara itu, pihak bioskop XXI juga memberikan klarifikasi terkait pemutaran video tersebut dikategorikan sebagai iklan layanan masyarakat yang ditayangkan pada periode 9 sampai 14 September 2025. 

Oleh karena itu, pihak XXI memastikan video itu akan berhenti diputar mulai 15 September 2025.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill