Connect With Us

Api Lahap Lima Gudang di Kosambi

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 2 November 2013 | 17:42

Ilustrasi kebakaran. (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS.com-Sebanyak lima gudang di kawasan pergudangan Pantai Indah dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Sabtu (2/11) pagi terbakar. Berdasarkan informasi, kebakaran bermula dari salah satu gudang busa dan langsung merembet keempat gudang plastik dan sepeda yang berada di sebelahnya. "Awalnya api berkobar di gudang busa, lalu merembet kegudang lain, waktu kebakar gudang belum dibuka," kata Suratni ,42, salah seorang warga.

Beruntung saat kebakaran terjadi karyawan gudang belum datang dan posisinya masih terkunci, sehingga sempat membuat kesulitan para petugas pemadam untuk melakukan pemadaman.

"Kita terjunkan 12 unit mobil pemadam lengkap dengan petugasnya. Tapi kita sempat kesulitan karena gudang dalam posisi terkunci, hingga akhirnya terpaksa dijebol," Kata Heru Anwar, kepala Regu Damkar Kota Tangerang.

Api akhirnya bisa dikuasai selama empat jam oleh tim pemadam. Karyawan yang tidak tau kejadian kebakaran ditempat bekerjanya terlihat tetap datang dan hanya melihat para petugas melakukan proses pemadaman. Saat ini petugas kepolisian Teluk Naga tengah menyelidiki kasus kebakaran yang terjadi pagi ini. (RAZ)

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

TEKNO
Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:13

Pertumbuhan e-commerce dan layanan digital di Indonesia menuntut infrastruktur yang selalu online, cepat, dan aman. Salah satu ancaman terbesar adalah serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang dapat membuat website tidak dapat diakses

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill