Connect With Us

Banjir Landa Gunung Kaler

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 17 Desember 2013 | 20:20

Banjir di Gunung Kaler (Jangkar / TangerangNews)


TANGERANGNEWS.com-Hujan yang mengguyur wilayah kabupaten Tangerang bagian Barat membuat anak sungai Cisadane meluap hingga merendam pemukiman warga pada Selasa (17/12). Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 10.00 WIB,  warga di Desa Kandawati dan Desa Kedung panic dengan ketinggian air yang dengan cepat mencapai 60 cm.

Irwan salah satu tokoh pemuda Gunung Kaler menuturkan, banjir akibat hujan deras pada Senin malam . Puluhan rumah yang dihuni sekitar 200 KK di desa itu mengalami kebanjiran. "Air sudah memasuki rumah, namun warga tetap bertahan,"ujarnya.



Irwan menambahkan, bahwa saat ini baru staff desa yang turun ke bawah untuk mengecek. “Sedangkan aparat pemerintah belum ada yang datang, namun staff desa sudah mengecek kondisi warga,"ungkapnya

Jumlah rumah warga yang rumahnya terendam terdapat dua desa di antaranya 15 rumah yang terletak  Kampung Karang Jetak Desa Kandawati dan 20 rumah yang terletak di Desa Kedung. “Warga saat ini masih ketakutan,namun masih tetap bertahan belum ada yang mengungsi,"ujarnya. 

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill