Connect With Us

Yulius Ditangkap Gelapkan Belasan Mobil Rental

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 14 Maret 2014 | 18:41

Yulius saat ditangkap petugas (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Yulius, 42, pelaku penggelapan spesialis mobil rental dibekuk aparat Polsek Panongan, Kabupaten tangerang. Warga Cengkareng Jakarta Barat itu telah menggelapkan sedikitnya 18 mobil rental.

 Kanit Reskrim Polsek Panongan Ipda Ucu Nuryadi mengatakan, Yulius dalam melakukan aksinya tidak sendiri. Namun, ada dua orang rekannya yang juga turut serta. Pelaku sendiri sudah menekuni aksinya sekitar satu tahun terakhir.

 “Kendaaraan tersebut dirental dari kawasan Jakarta, kemudian digadikan ke kawasan Tangerang,” ujar Ucu, Jumat (14/3).

 Menurut Ucu, mobil tersebut digadai dengan harga bervariasi. Mulau Rp 10 juta hingga Rp40 juta. Untuk meyakinkan calon penerima gadaian, pelaku menjelaskan bahwa BPKB kendaraan tersebut sedang digadai pada leasing. Selanjutnya, peran rekan pelaku berpura-pura menjadi pegawai leasing kendaraan. 
 
“Informasi yang kami dapat, pelaku sudah memperdaya tiga pemilik rental roda empat di wilayah Jakarta. Mobil-mobil itu dibawa ke Tangerang untuk dicarikan penerima gadaian,” ujarnya.
 
Penangkapan pelaku berhasil dilakukan setelah diterima laporan dari para korban. Selajutnya, petugas berpura-pura tertarik untuk menerima gadaian tersebut. Setelah dilakukan pertemuan, maka pelaku ditangkap.
 
“Kami sudah amankan enam unit kendaraan roda empat yang digelapkan pelaku. Selebihnya masih  kami cari,” ujar Ucu. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.
 
Yulius sendiri mengaku untuk memuluskan langkahnya, berbagai alasan dilontarkan kepada calon yang akan ditipu. Salah satu alasan yang kerap digunakan sangat membutuhkan uang tunai karena orang tua sedang sakit parah.
“Digadai ada yang Rp10 juta. Ada juga sampai Rp40 juta. Uangnya buat kebutuhan hidup,” katanya
 

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

KOTA TANGERANG
Aturannya Masih Berlaku, Sachrudin Bantah Isu Revisi Perda 7 dan 8 Tahun 2005

Aturannya Masih Berlaku, Sachrudin Bantah Isu Revisi Perda 7 dan 8 Tahun 2005

Senin, 19 Januari 2026 | 12:16

Wali Kota Tangerang Sachrudin membantah informasi yang beredar di masyarakat terkait isu perubahan Peraturan Daerah Nomor 7 dan Nomor 8 Tahun 2005.

TEKNO
Waspada! Foto Diri Bisa Jadi Sasaran Empuk Manipulasi AI Jadi Konten Asusila

Waspada! Foto Diri Bisa Jadi Sasaran Empuk Manipulasi AI Jadi Konten Asusila

Senin, 19 Januari 2026 | 19:04

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang baru saja mengeluarkan peringatan keras bagi warga untuk mewaspadai tren penyalahgunaan AI, yang mampu mengubah foto biasa menjadi konten asusila atau pornografi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill