Connect With Us

Banjir Juga Terjadi di Kawasan Industri Olex, Balaraja

Mohamad Romli | Rabu, 22 Februari 2017 | 15:00

Cimanceuri Meluap, Akses Jalan Seglok Tangerang Terputus (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)

 

 

TANGERANGNews.com-Akibat luapan air dari sungai Cimanceuri juga menyebabkan banjir di kawasan industri Olex, Balaraja, Kabupaten Tangerang. Akses jalan industri tersebut terputus sejak Selasa (21/2/2017) malam.

 

Akibat dari banjir tersebut, kendaraan yang hendak melintas terpaksa berhenti.

"Saya menunggu dari tadi malam," kata salah seorang sopir ekspedisi yang hendak mengirim barang ke salah satu pabrik di kawasan tersebut, Rabu (22/2/2017).

 

Karena banjir juga, buruh yang hendak bekerja tidak bisa melintas sehingga harus diangkut menggunakan truk besar.

 

Dari pantauan TangerangNews.com dilokasi, akibat terputusnya akses jalan utama dikawasan industri olex tersebut, mengakibatkan antrian panjang kendaraan ekspedisi.

 

Selain itu, beberapa pabrik tampak sudah terendam banjir. "Airnya sudah masuk ke halaman pabrik," kata salah seorang buruh.

 

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill