Connect With Us

Direkam saat tanpa busana di Fame Hotel, Laporan Korban ditolak

Mohamad Romli | Minggu, 26 Maret 2017 | 14:00

NT terduga pelaku perekam cewek cantik yang berada di dalam toilet Fame Hotel. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-JM,25, seorang wanita muda nan cantik yang menjadi korban  cleaning service di Fame Hotel mengeluhkan pelayanan Polsek Kepala Dua, Kabupaten Tangerang.

Sebab, dia ditolak saat melaporkan peristiwa perekaman secara diam-diam saat dirinya tanpa busana yang dilakukan oleh NT pria berusia 19 tahun, di salah satu toilet yang ada di Hotel Fame. Diketahui peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/3/2017) lalu.

"Awalnya saya lapor sekitar pukul 13.00 WIB. Diterima oleh Pak Hitler Napitupulu. Saya kira dia Kapolsek, dia bilang kepada saya bahwa laporan saya tak dapat diterima karena tak ada bukti. Dia bilang kalau ada pelakunya tangkap, bawa saja ke sini sendiri," ujar JM, Minggu (26/3/2017).

Padahal, menurut JM meski NT telah menghapus video dirinya saat di bilik toilet, sejumlah barang bukti pendukung lainnya ada. Seharusnya polisi dengan sigap menerima laporan, bahkan mencari bukti atas apa yang dialami dirinya. Video JM memang sudah dihapus oleh NT, dan tak berhasil secara sistem direcovery, sebab belum sempat tersikron.

"Dia telah mengakui, ada juga rekaman CCTV. Bahkan dalam ponsel pelaku terdapat banyak hasil rekaman korban lainnya, saya pastikan itu ditempat yang sama dan hotel yang sama di Fame," katanya.

Setelah ditolak, dirinya lalu bergegas mencari bukti-bukti pendukung di Hotel Fame. Dirinya sudah Bertekat peristiwa seperti ini tidak boleh terulang. Selain itu JM menduga sudah banyak yang menjadi korban pelecehan yang dilakukan NT.

 "Saya kembali ke Fame, sampai akhirnya kita mendapati seluruh pengakuan pelaku dan berbagai bukti pendukung lain. Dalam ponsel pelaku juga pada waktu yang berdekatan dengan peristiwa yang saya alami terdapat rekaman yang belum dihapus," ujarnya.

Korban JM lalu kembali ke Polsek Kepala Dua sekitar pukul 18.00 dengan membawa serta saksi dan pelaku serta barang bukti pendukung lain. Namun, JM tak membawa hasil rekaman CCTV pada hotel tersebut.

BISNIS
Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:31

International Media Support (IMS) dari Denmark bersama Suara.com menggelar Local Media Summit (LMS) 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22-23 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill