Connect With Us

Hari Ini Pemkab Tangerang Kaji Sebab Banjir di Cikupa

Mohamad Romli | Kamis, 6 April 2017 | 04:00

Banjir melanda tiga kampung di Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)


TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melakukan kajian untuk mengatasi persoalan banjir yang melanda tiga kampung di Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.


"Besok akan dilakukan kajian bersama yang langsung dipimpin bapak Bupati," kata Camat Cikupa, Hendar Herawan di lokasi banjir Kampung Pasir Kalong.
Hendar mengatakan,  kajian tersebut akan melibatkan instansi terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Dinas Tata Ruang dan Bangunan serta para pihak lainnya.

"Kecamatan Cikupa salah satu yang dilibatkan dalam kajian itu," tambahnya. Dengan adanya kajian tersebut, lanjut Hendar, akan diketahui penyebab serta opsi-opsi untuk penanggulangannya.

"Semoga nanti didapatkan opsi terbaik agar banjir tak kembali terulang," harapnya.
Tiga kampung di desa Cibadak, Kampung Pasir Kalong, Kampung Pasir Ampel dan Kampung Kosambi, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Selasa (04/4/2017) dilanda banjir.

Musibah banjir tersebut adalah yang terparah, terutama di kampung Pasir Kalong, karena ketinggian air hampir mencapai atap rumah warga. Hingga Rabu (05/4/2017) sore, banjir dilokasi Kampung Pasir Kalong belum surut.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:23

Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Banten untuk memperbanyak pertandingan, eksibisi, atau festival tinju.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill