Connect With Us

Ayah Korban Bom Kampung Melayu Curhat ke Kapolda

Mohamad Romli | Jumat, 2 Juni 2017 | 13:00

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan, saat berada di kediaman keluarga Alm, Briptu Anumerta Ridho Setiawan, Jumat (2/6/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Gunawan, ayah dari Briptu Anumerta Ridho Setiawan salah satu korban bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur, mencurahkan keinginanannya di depan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan saat bersilaturahmi ke kediamannya di Perumahana Dasana Indah, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Jumat (2/6/2017).

"Saya minta ke Kapolda kalau bisa ada dari keluarga kami yang menggantikan Ridho jadi Polisi," ujarnya yang disambut Kapolda dengan menanyakan siapa anggota keluarga tersebut yang ingin menjadi Polisi.

Gunawan pun kemudian menunjuk ke salah satu gadis yang duduk tidak jauh darinya, yakni kakak Ridho. "Ini kakaknya Ridho, sudah lulus Sarjana Hukum, kalau bisa dibantu masuk sebagai sipil Polri," tambah Gunawan.

Keinginan Gunawan tersebut langsung ditanggapi Kapolda. Dia akan berusaha membantu kakak Ridho agar bisa menjadi anggota Polri. "Kami akan bantu, kebetulan saat ini hadir juga Karo SDM (Polda Metro Jaya)," ujar Kapolda.

Selain itu, Gunawan juga menceritakan kehilangan dua Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saat kejadian bom tersebut, karena tengah dibawa oleh Ridho saat bertugas. "Dua STNK motor saya hilang, karena sedang dibawa oleh Ridho saat kejadian. Nanti kalau ada razia polisi gimana, motor saya dikira motor bodong," jelas Gunawan.

Kapolda pun dengan sigap menanggapi curhatan Gunawan tersebut. "Itu soal encer, nanti diurus oleh Kapolsek," jawab Kapolda.

Mendengar jawaban Kapolda, Gunangan langsung tersenyum lega dan mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut.(RAZ)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TANGSEL
RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak

RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak

Rabu, 6 Mei 2026 | 19:35

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill