MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis
Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TANGERANGNEWS.com-Gunawan, ayah dari Briptu Anumerta Ridho Setiawan salah satu korban bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur, mencurahkan keinginanannya di depan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan saat bersilaturahmi ke kediamannya di Perumahana Dasana Indah, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Jumat (2/6/2017).
"Saya minta ke Kapolda kalau bisa ada dari keluarga kami yang menggantikan Ridho jadi Polisi," ujarnya yang disambut Kapolda dengan menanyakan siapa anggota keluarga tersebut yang ingin menjadi Polisi.
Gunawan pun kemudian menunjuk ke salah satu gadis yang duduk tidak jauh darinya, yakni kakak Ridho. "Ini kakaknya Ridho, sudah lulus Sarjana Hukum, kalau bisa dibantu masuk sebagai sipil Polri," tambah Gunawan.
Keinginan Gunawan tersebut langsung ditanggapi Kapolda. Dia akan berusaha membantu kakak Ridho agar bisa menjadi anggota Polri. "Kami akan bantu, kebetulan saat ini hadir juga Karo SDM (Polda Metro Jaya)," ujar Kapolda.
Selain itu, Gunawan juga menceritakan kehilangan dua Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saat kejadian bom tersebut, karena tengah dibawa oleh Ridho saat bertugas. "Dua STNK motor saya hilang, karena sedang dibawa oleh Ridho saat kejadian. Nanti kalau ada razia polisi gimana, motor saya dikira motor bodong," jelas Gunawan.
Kapolda pun dengan sigap menanggapi curhatan Gunawan tersebut. "Itu soal encer, nanti diurus oleh Kapolsek," jawab Kapolda.
Mendengar jawaban Kapolda, Gunangan langsung tersenyum lega dan mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut.(RAZ)
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TODAY TAGSpanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews