Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TANGERANGNEWS.com-Pemkab Tangerang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang menggelar Bazar Murah di Gedung Serba Guna (GSG), Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Kamis (15/6/2017).
Bazar murah tersebut menjual 1.000 paket sembako dengan harga Rp45 ribu dan juga paket diatas Rp100 ribu. Namun animo warga, terutama ibu-ibu lebih tertuju kepada paket yang Rp45 ribu.
Dari pagi tampak antrian warga sudah mengular untuk membeli kupon paket sembako tersebut, kemudian mereka harus kembali mengantri untuk menukarkan kupon tersebut dengan paket sembako.
"Paket sembako yang disediakan sangat murah, karena dengan membayar Rp45 ribu, warga sudah bisa mendapatkan dua kilo kacang, dua liter minyak goreng, dan dua kilo gula pasir. Bandingkan jika mereka berbelanja di pasar, selisihnya cukup jauh," ungkap Jarnaji, Kepala Disperindag Kabupaten Tangerang.
Selain menjual paket sembako, dalam Bazar tersebut juga Disperindag menggandeng kelompok Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Tangerang untuk turut serta menjual produknya dalam event yang rutin digelar setiap tahun tersebut.
Aminah, warga Tigaraksa yang datang untuk membeli paket sembako mengatakan merasa sangat terbantu dengan harga yang murah.
"Tapi kalau bisa jumlah paketnya ditambah dan juga ada penerima yang sudah dikhususkan, terutama untuk warga miskin dan kurang mampu," ujarnya.(RAZ)
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TODAY TAGTrader kini semakin mengutamakan aplikasi trading yang praktis dan serba terintegrasi. Simak fitur-fitur yang mendukung analisa, efisiensi, dan kenyamanan trading modern.
Masalah limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang sering kali mencemari lingkungan kini menemukan solusi inovatif.
Seorang guru SD di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dilaporkan ke polisi oleh orang tua muridnya sendiri.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews