Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan
Senin, 4 Mei 2026 | 11:52
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TANGERANGNEWS.com-Pemkab Tangerang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang menggelar Bazar Murah di Gedung Serba Guna (GSG), Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Kamis (15/6/2017).
Bazar murah tersebut menjual 1.000 paket sembako dengan harga Rp45 ribu dan juga paket diatas Rp100 ribu. Namun animo warga, terutama ibu-ibu lebih tertuju kepada paket yang Rp45 ribu.
Dari pagi tampak antrian warga sudah mengular untuk membeli kupon paket sembako tersebut, kemudian mereka harus kembali mengantri untuk menukarkan kupon tersebut dengan paket sembako.
"Paket sembako yang disediakan sangat murah, karena dengan membayar Rp45 ribu, warga sudah bisa mendapatkan dua kilo kacang, dua liter minyak goreng, dan dua kilo gula pasir. Bandingkan jika mereka berbelanja di pasar, selisihnya cukup jauh," ungkap Jarnaji, Kepala Disperindag Kabupaten Tangerang.
Selain menjual paket sembako, dalam Bazar tersebut juga Disperindag menggandeng kelompok Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Tangerang untuk turut serta menjual produknya dalam event yang rutin digelar setiap tahun tersebut.
Aminah, warga Tigaraksa yang datang untuk membeli paket sembako mengatakan merasa sangat terbantu dengan harga yang murah.
"Tapi kalau bisa jumlah paketnya ditambah dan juga ada penerima yang sudah dikhususkan, terutama untuk warga miskin dan kurang mampu," ujarnya.(RAZ)
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TODAY TAGDalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Hidayat menyebut Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya tidak begitu memberikan dampak pada efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews