Connect With Us

Diduga Selingkuh Dengan Adik Ipar Kades, Seorang Pria Tewas Dikeroyok di Gunung Kaler

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 6 Juli 2017 | 16:00

Ilustrasi pengeroyokan. (@tangerangnews 2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria tewas dikeroyok di Cipaeh Gebang, Desa Kandawati, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, diduga karena melakukan perselingkuhan dengan adik ipar kepala desa tersebut, Selasa (4/7/2017).
 
Korban adalah Jamin, 40, warga Desa Kandawati, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang. Dia tewas dikeroyok warga akibat, kedapatan tengah berduaan dengan Iin, istri dari Samran yang merupakan adik Kepala Desa Kandawati.
 
Berdasarkan informasi, Jamin ketika itu masuk ke rumah Iin dan dipergoki oleh suaminya. Saat itu juga Samran langsung emosi dan mengajak warga lain untuk menghajar Jamin.
 

 
Kapolsek Kresek AKP Suseno membenarkan adanya pengeroyokan yang menyebabkan korban tewas. "Betul. Saat ini, kita tengah melakukan pemeriksaan pada satu orang," ungkapnya. 
 
Hingga kini, kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap berapa saksi yang melihat kejadian tersebut. Sejumlah warga dalam keterangannya mengaku tidak tahu menahu sebab korban dikeroyok, hanya diajak oleh adik kepala desa.
 
"Motif dari pengeroyokan ini juga masih kami selidiki lebih lanjut. Sedangkan, untuk korban sudah dibawa ke RSU Tangerang," tandasnya.(RAZ)
TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

KOTA TANGERANG
Suhu Panas di Kota Tangerang Capai 35 Derajat Minggu Ini

Suhu Panas di Kota Tangerang Capai 35 Derajat Minggu Ini

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:21

Kota Tangerang masuk kategori Awas dalam Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis Dasarian I Oktober 2026 berdasarkan surat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tertanggal 5 Oktober 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill