Connect With Us

Biaya Pilkades Serentak di Kabupaten Tangerang Capai Rp4,9 Miliar

Mohamad Romli | Selasa, 11 Juli 2017 | 10:30

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Tisna Hambali, pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Tangerang, Selasa (11/7/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Alokasi anggaran untuk penyelenggaraan Pilkades Serentak di 16 Desa pada 13 Kecamatan yang akan digelar 27 Agustus mendatang mencapai Rp.4.992.577.693.

Jumlah tersebut terdiri atas alokasi untuk penyelenggaraan Pilkades di 16 desa sebesar Rp.2.892.577.693, biaya pengamanan yang melibatkan tiga Polres (Polresta Tangerang, Polres Metro Tangerang dan Polres Tangsel) Rp.1.400.000.000, biaya pengaman oleh TNI/Kodim Tangerang Rp400.000.000 dan biaya monitoring panitia di Pemkab Tangerang Rp.300.000.000.

Tisna Hambali, Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Tangerang mengatakan, jumlah yang diterima oleh Panitia Pilkades disetiap desa berbeda, tergantung dari pemilih yang memiliki hak pilih di masing-masing desa.

Selain itu, pada Pilkades serentak ini, di tiap-tiap desa, pemilih dibagi berdasarkan daerah pemilihan (Dapil), sehingga akan ada beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hal ini berbeda dengan Pilkades sebelumnya, yang hanya ada satu TPS ditiap desa tersebut.

Hal ini berkonsekuensi pada jumlah panitia Pilkades, terutama jumlah Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang akan bertugas ditiap TPS.

Selain itu, jumlah penduduk yang memiliki hak pilih juga menentukan jumlah kertas suara yang harus dicetak masing-masing panitia pilkades.

"Selain itu, ada beberapa desa juga yang rencananya menggunakan teknologi informasi saat pemungutan dan perhitungan suara, sehingga hasil perhitungan suara tersebut bisa langsung diketahui saat itu juga yang akan ditampilkan di website kami," ujarnya, Selasa (11/7/2017).

Tisna mencontohkan misalnya Desa Cikasungka, Kecamatan Solear dengan jumlah pemilih sebanyak 14.887 pemilih mendapatkan alokasi dana terbesar sebanyak Rp269.562.146.

Sementara desa yang paling sedikit mendapatkan alokasi dana adalah desa Cijeruk, Kecamatan Mekar Baru, yaitu Rp80 juta, sehingga alokasi dana yang diberikan untuk Pilkades di desa tersebut mulai dari kegiatan pemutakhiran data, melanjutkan tahapan Pilkades sebelumnya yang sempat tertunda di tahun 2015.

"Alokasi dana pilkades untuk 16 Panitia Pilkades melalui transfer dari APBD Kabupaten Tangerang ke rekening masing-masing desa, sedangkan alokasi dana pengamanan pilkades melalui mekanisme hibah dari Pemerintah Kabupaten Tangerang kepada unsur Polres dan Kodim Tangerang," tandasnya.(RAZ)

BANTEN
Ini Promo PLN di Bulan Juli 2026, Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 7.700 VA

Ini Promo PLN di Bulan Juli 2026, Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 7.700 VA

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:57

PT PLN (Persero) kembali meluncurkan program potongan biaya tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui promo bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya”.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill