Connect With Us

Puluhan Mobil Digelapkan Rental di Curug

Mohamad Romli | Sabtu, 19 Agustus 2017 | 20:00

Mobil yang Digelapkan Rental di Curug. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Munawir, warga Binong tidak menyangka jika niatnya merentalkan mobilnya ke CV. BJ, sebuah perusahaan rental mobil di Curug, malah digelapkan. Nasib serupa juga ternyata tak hanya menimpa dirinya, namun juga puluhan orang yang menitipkan mobil di rental tersebut.

Kasus ini terungkap setelah para pemilik mobil mulai telat mendapatkan pembayaran sewa kendaraannya pada bulan Juli 2017 dari ESW, 26, pemilik rental tersebut. Bahkan warga Sukabakti, Curug itu malah menghilang.

Nomor telepon genggamnya pun tidak aktif. Para pemilik mobil pun semakin panik, saat mendatangi kantor rental yang berlokasi di Jalan Diklat Pemda, RT 01/14, Kelurahan Sukabakti, Kecamatan Curug pada awal bulan Agustus ini,  ternyata dalam kondisi tutup.

"Saya merasa percaya karena pemilik rental kenal baik, bahkan awalnya sering rental ke saya, karyawannya juga ada yang kenal juga," ujar Munawir. saat berkumpul dengan beberapa orang yang senasib di Tigaraksa, Sabtu (19/8/2017).

Rasa percaya Munawir kepada rental itu diperkuat ketika saat hendak menyerahkan mobilnya Minggu (30/7/2017). Pelaku menunjukkan bukti legalitas operasional perusahaan tersebut.

"Saat itu saya minta deposit sebagai tanda jadi, dijanjikan tanggal 3 Agustus, tapi pas saya tagih jawabannya belum ada, besoknya saya telepon, handphonnya sudah enggak aktif," tambahnya.

Dengan kejanggalan tersebut, ia kemudian mencari tahu keberadaan mobilnya. "Saya kaget, ternyata mobil saya sudah digadaikan, bukan direntalkan. Bahkan saya enggak tahu di mana mobil saya saat ini," ungkapnya.

Korban lainnya, Aceng, menceritakan, ia menitipkan mobil Toyota Avanza miliknya sejak Februari 2017. "Awalnya pembayaran sewa rental lancar, tapi Juli 2017, dia bayar telat, itu pun saya tekan, kalau dia enggak sanggup bayar mobil mau saya ambil," ujarnya.

Namun sejak pembayaran terakhir, kata Aceng, nomor telepon seluler pelaku tidak bisa dihubungi. Akhirnya ia mendapatkan informasi rental tersebut bermasalah dari rekan-rekannya yang juga menitipkan mobil.

"Sekarang kami sedang berusaha mencari mobil masing-masing, karena enggak ada catatan juga digadaikan ke siapa saja mobil-mobil yang dititipkan ke rental itu," tambahnya.

Sodikin, warga Solear yang juga turut menjadi korban mengatakan, sudah beberapa saudara dan teman-temannya yang menitipkan mobil di rental tersebut. Saat ini jumlah yang tercatat saja sampai 71 unit mobil.

Namun ada juga beberapa unit kendaraan yang sudah ditemukan. Seperti yang diungkapkan Ishar, pemilik mobil Avanza. Ia mendapatkan mobil miliknya digadaikan di daerah Pasar Kemis. Sementara Erwin, yang menitipkan dua unit mobil masih mencari satu mobil lagi.

"Saya menitipkan dua unit mobil Xenia, satu sudah ditemukan di Panongan, sementara satu belum ketemu yang menggadainnya," ujarnya.(RAZ)

SPORT
Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:36

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill