Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang
Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42
Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu
TANGERANGNEWS.com-Aruna Prabu, 26, ditemukan tak bernyawa dengan tubuh membiru kaku, serta hidung mengeluarkan darah dikontrakannya di Kampung Talaga, Desa Talagasari, Balaraja, Sabtu (4/11/2017).
Korban diketahui sudah tak bernyawa saat rekan kerjanya, Adi Gunadi, yang mendatangi korban karena tidak masuk kerja sejak hari Selasa (31/10/2017).
Saat Adi mengetuk pintu kontrakan korban, tidak ada jawaban. Adi pun kemudian mendatangi pemilik kontrakan dan membuka pintu tersebut dengan kunci cadangan.
Alangkah kagetnya ia saat menemukan rekan kerjanya tersebut terbujur kaku dengan kondisi wajah yang menghitam serta hidung mengeluarkan darah.
Jasad korban juga sudah mengeluarkan bau tak sedap karena diduga sudah beberapa hari meninggal dunia.
Kapolsek Balaraja, Kompol Wendy Andrianto yang datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan, korban diduga meninggal dunia karena sakit.
Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya berbagai obat sesak nafas, asam lambung, pusing dari sebuah klinik.
“Korban meninggal dunia diduga karena sakit,” ujarnya.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Balaraja. Keluarga korban yang datang sekitar pukul 12.30 WIB. Dan membawa korban untuk dimakamkan di Bekasi.
“Kami tidak melakukan otopsi terhadap korban, karena keluarganya keberatan korban diotopsi,” tukasnya.(DBI/HRU)
Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu
TODAY TAGBulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews