Connect With Us

Berikut Identitas Korban Tabrakan Beruntun di Balaraja

Mohamad Romli | Kamis, 14 Desember 2017 | 17:00

Para Korban kecelakaan tabrakan beruntun di Fly Over Balaraja, Jalan Raya Serang, di larikan ke RSUD Balaraja, Kamis (14/12/2017). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Korban tabrakan beruntun di Fly Over Balaraja, Jalan Raya Serang dirawat di RSUD Balaraja, Kamis (14/12/2017).

Saat reporter TangerangNews.com  memasuki ruang unit gawat darurat (UGD) rumah sakit tersebut, sejumlah korban tengah mendapatkan perawatan tenaga medis. Beberapa diantaranya sudah diperban pada bagian kaki.

Diantara korban tersebut, empat siswi Madrasah Tsanawiyah (MTS) Yaspenhak Balaraja masih mengenakan seragam olahraga.

BACA JUGA :

Namun pihak rumah sakit tidak mengizinkan awak media untuk mendapatkan keterangan dari korban, karena masih dalam penanganan tim medis.

Humas RSUD Balaraja Imas Supitaningsih kepada TangerangNews.com mengatakan, identitas korban tewas adalah Nabila Aulia Rahman, 14, warga Kampung Pengkolan RT 13/03, Desa Sukanegara, Kecamatan Cikupa. Korban adalah siswi MTS Yaspenhak Balaraja.

Sementara dua pelajar MTS tersebut yang mengalami luka-luka adalah Vivi Oktavia Putri, 15, warga Desa Talaga, Desa Talaga, Cikupa dan Laila Mawadah, 14, warga Pasir Kalong, Desa Cibadak, Cikupa.

Korban

Selain kedua pelajar itu, satu korban lainnya adalah Hendri Hermawan Topan, 16, warga Kampung Besi Lebak, Desa Pamarayan, Lebak, serta Mochamad Iwan Prima, 47, warga Dukuh Curug, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumber Jaya, Majalengka.

Namun, Imas belum bisa menjelaskan kondisi luka yang dialami korban, "Saya belum tahu karena belum mendapatkan informasinya," tambahnya.

Namun selain lima korban yang disebutkan Imas, diruang UGD juga ada satu korban lainnya yakni kernet truk box nopol B-9663-FCE. Korban hanya mengalami luka pada bagian kaki kiri akibat terjepit.(RAZ/HRU)

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

KAB. TANGERANG
Puluhan Tahun Diabaikan, Jalan Perbatasan Bogor–Tangerang Dibangun Tahun Ini

Puluhan Tahun Diabaikan, Jalan Perbatasan Bogor–Tangerang Dibangun Tahun Ini

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:51

Ruas Jalan Maloko–Dangdang yang selama puluhan tahun rusak dan nyaris tak tersentuh pembangunan dipastikan akan diperbaiki pada 2026 melalui rencana kolaborasi antarpemerintah daerah.

BANTEN
Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:05

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill