Connect With Us

Sudah Bebas, Residivis Ini Malah Kembali Mencuri Curi Motor di Tangerang

Mohamad Romli | Jumat, 9 Februari 2018 | 17:00

Tersangka berinisial FH alias Ozi, 27, Pelaku Curanmor di Kampung Untud, Desa Talagasari, Balaraja, berhasil diamankan petugas Polresta Tangerang. (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Penjara ternyata tidak membuat FH alias Ozi, 27, insaf. Pria yang diduga spesialis pencurian kendaraan bermotor tersebut kembali beraksi di wilayah hukum Polresta Tangerang, Jumat (19/1/2018).

Sepak terjang warga Desa Luhurjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak tersebut tercium oleh petugas setelah melakukan penyelidikan atas laporan kehilangan sepeda motor di Kampunh Untud, Desa Talagasari, Balaraja. Berdasarkan laporan korban ke Polsek Balaraja, Kamis, (25/1/2018) tersebut, jejak Ozi pun terlacak.

"Dari itu, Senin (5/2/2018) kami memperoleh informasi bahwa tersangkanya adalah salah satu residivis, kami pun bergerak ke alamat yang bersangkutan," ujar Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Wiwin Setiawan, Jumat (9/2/2018).

Upaya petugas menyantoni kediaman tersangka ternyata membuahkan hasil, karena dirumahnya tersebut, petugas mendapatkan barang bukti lima sepeda motor yang diduga hasil kejahatan tersangka.

Barang bukti lima sepeda motor.

Kelima sepeda motor tersebut diantaranya Honda Vario warna putih, Kawasaki Ninja RR, Honda Beat berwarna biru, Honda Vario 125 berwarna hitam dan Honda Beat berwarna putih. Lima barang bukti itu kini diamankan di Mapolresta Tangerang.

"Tersangka mengakui perbuatannya melakukan pencurian kendaraan bermotor di Tangerang bersama satu tersangka lainnya yang masih buron," tambahnya.

Atas perbuatannya, tersangka akan kembali mendekam dibalik jeruji besi, karena penyidik akan menjeratnya dengan Pasal 363 KUHP. "Ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara," tukasnya.(RAZ/HRU)

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill