1.500 Pelari Ikut Maraton Sambil Donasikan Bibit Pohon di GRID Cardio Rush 2026
Minggu, 2 Agustus 2026 | 20:50
Event lari maraton GRID Cardio Rush (GCR) 2026 berhasil menyedot antusiasme sekitar 1.500 pelari dari berbagai daerah.
TANGERANGNEWS.com-Tabrakan beruntun yang melibatkan tiga mobil dan dua sepeda motor terjadi di Jalan Pemda Tigaraksa, Kampung Samprok Desa Sukamulya, Cikupa, Senin (28/5/2018).
Akibat tabrakan tersebut, Asep Jamaludin, sopir truk Mitsubishi nopol A-8049-ZY harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka berat.
Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Tangerang, Iptu Krisna Aji Pangestu mengatakan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 itu dipicu jatuhnya barang yang dibawa pengendara sepeda motor Yamaha Vixon nopol A-4489-YO.
"Ada barang bawaan yang jatuh dari pengendara sepeda motor Vixon ke kanan jalan. Kemudian ada pengedara sepeda motor lain yang berhenti untuk membantu," ungkapnya.
Saat kedua sepeda motor itu berhenti, sebuah mobil Toyota Fortuner nopol B-1433-NJR pun berhenti. Namun, demikian juga truk Mitsubishi nopol D-8892-VW.
Karena berhenti mendadak dan jarak antar kendaraaan yang terlalu dekat, Asep Jamaludin, sopir truk Mitsubishi nopol A-8049-ZY tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Sehingga ia menabrak truk Mitsubishi di depannya.
"Akibat benturan keras itu, truk Mitsubishi di depannya pun kemudian terdorong dan menabrak mobil Fortuner," jelasnya.

Akibat tabrakan beruntun itu, bagian depan truk yang dikendarai kaki Asep rusak parah.
"Korban patah kaki kanannya dan dievakuasi ke rumah sakit Ciputra, Cikupa," tukasnya.
Akibat kecelakaan itu, kemacetan terjadi pada ruas jalan Pemda arah ke Tigaraksa.(RAZ/HRU)
Event lari maraton GRID Cardio Rush (GCR) 2026 berhasil menyedot antusiasme sekitar 1.500 pelari dari berbagai daerah.
TODAY TAGRichard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews