KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kemacetan parah terjadi di ruas Jalan Raya Serang, Balaraja, Sabtu (2/6/2018).
Kemacetan mengular hingga beberapa kilometer baik arah ke Serang maupun ke Balaraja.
Kemacetan tersebut dipicu oleh pekerjaan pengaspalan jalan di jembatan di kilometer 24.
Yusuf, 20, pengemudi angkutan kota kepada TangerangNews.com mengatakan, pekerjaan pengaspalan itu dilakukan sejak sekitar seminggu yang lalu.
"Pekerjaannya saat jam padat kendaraan, biasanya mulai pukul 19.00 WIB," katanya.
Karena pekerjaan itu, dititik lokasi jembatan diberlakukan sistem buka tutup dari dua arus. Sehingga terjadi penumpukan kendaraan.
"Semestinya pekerjaan seperti ini dilakukan saat arus lalu lintas sudah sepi, bukan pada jam sibuk," keluhnya.
Dampak kemacetan pun dikeluhkan pengendaran yang akan keluar gerbang tol Balaraja Barat. Mahmud, 35, pengendara yang akan keluar gerbang tol itu mengaku membutuhkan waktu sampai satu jam.
"Tadi terjebak macet sampai satu jam yang semestinya hanya butuh waktu beberapa menit," ujarnya.
Pantauan TangerangNews.com, pukul 21.00 kemacetan masih mengular baik di ruas Jalan Raya Serang, Balaraja maupun di ruas tol Tangerang-Merak exit tol Balaraja Barat. Bahkan mulai terjadi penumpukan kendaraan di tol tersebut beberapa kilometer.(RAZ/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat
Indonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan
Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews