Connect With Us

Pangdam Jaya Ajak Semua Pihak Bersinergi Membangun Desa

Mohamad Romli | Selasa, 10 Juli 2018 | 13:00

Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Joni Supriyanto didampingi Pjs Bupati Tangerang Komarudin melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalan di Desa Bojong Loa, Cisoka, Tangerang, Selasa (10/7/2018). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Joni Supriyanto mengajak semua pihak bersinergi membangun wilayah pedesaan. Menurutnya, berbagai persoalan tidak bisa diselesaikan sendiri.

Mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI tersebut mengatakan hal itu saat meninjau sekaligus meresmikan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 di Desa Bojong Loa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Selasa (10/7/2018).

Didampingi Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Tangerang Komarudin, serta jajaran di Korem 052 Wijayakrama, Kodim 0510 Tigaraksa, perwira tinggi TNI kelahiran Ngunut, Playen, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta itu berkeliling meninjau lokasi program yang akan berlangsung selama 30 hari tersebut.  

"TMMD ini selain kegiatan fisik, juga kegiatan non fisik, yang terpenting gotong royong, bagaimana kita bekerja sama dengan masyarakat untuk membangun wilayahnya," ujarnya.

Pria lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1986 itu menegaskan, saat ini peran TNI dalam membangun desa semakin ditingkatkan. Karena, selain persoalan infrastruktur, desa pun dilanda berbagai persoalan non fisik, seperti kenakalan remaja dan narkotika.

"Pemerintah daerah dan tentara serta institusi lainnya harus bersama-sama mengentaskan permasalahan di lingkungannya. Karena tidak ada permasalahan yang bisa kita selesaikan sendiri, harus bersama-sama," tambahnya.

Sehingga, dalam program TMMD tersebut, ia berharap partisipasi aktif dari semua pihak, sehingga kegiatan itu terealisasi dengan hasil yang maksimal.

"Kita harapkan, semua stakeholder bersama-sama untuk bahu membahu di kegiatan TMMD ke-102 ini," tukasnya.

Ditambahkan Pjs Bupati Tangerang, dalam program TMMD tersebut, Pemkab Tangerang bersinergi dengan TNI dan masyarakat melakukan kegiatan berupa perbaikan infrastruktur desa yakni jalan desa Bojong Loa serta kegiatan non fisik lainnya.

"Untuk kegiatan infrastruktur kegiatannya betonisasi jalan kurang lebih satu kilometer," kata Komarudin.

Ia pun berharap, kemitraan tersebut terus berlangsung karena dinilai sangat strategis meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di pedesaan.

"Kita harapkan kegiatan seperti ini tidak hanya saat ini, namun berlangsung terus. Karena kegiatannya bukan hanya fisik, namun juga non fisik," harapnya.

Pantauan TangerangNews.com, saat pembukaan kegiatan tersebut dihelat juga bakti sosial berupa pengobatan gratis dan donor darah serta bazar berbagai produk sembako dari Koramil di wilayah Kodim 0510 Tigaraksa.(MRI/RGI)

WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

NASIONAL
Tak Hanya Sedot Dana Pendidikan, Komisi X DPR Usul MBG Juga Ambil Anggaran Kesehatan dan Bansos

Tak Hanya Sedot Dana Pendidikan, Komisi X DPR Usul MBG Juga Ambil Anggaran Kesehatan dan Bansos

Senin, 2 Februari 2026 | 09:16

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian menanggapi gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi terkait penggunaan anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk program makan bergizi gratis (MBG).

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill