Connect With Us

10 Tahun Baru Merumput Lagi di Kandang Sendiri, Squad Persita Gugup

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 5 September 2018 | 21:29

Coach Persita Tangerang Wiganda Saputra (kiri), Media Center Persita Tangerang Mus Mulyadi (tengah) dan Striker Persita Tangerang Aldi Al Achya (kanan) memberikan keterangan pers kepada wartawan. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Persita Tangerang baru saja melaksanakan pertandingan perdana di kandang terbarunya, Stadion Utama Sport Center, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (5/9/2018).

Pada pertandingan perdana di stadion teranyar tersebut, Pendekar Cisadane dihadapkan dengan tim yang kokoh di peringkat satu Liga 2, Semen Padang.

Pertandingan sengit itu berakhir dengan skor imbang, 1 - 1. Persita pun meski puas berbagi satu point dengan Semen Padang.

Tim Persita Tangerang dan Semen Padang

Tim Persita Tangerang dan Semen Padang saling bersalaman setelah pertandingan berakhir.

Berdasarkan pengamatan TangerangNews, Persita gagal memanfaatkan 7 peluang untuk bisa merobek jala Semen Padang.

Coach Persita Tangerang Wiganda Saputra mengatakan anak asuhnya gelisah karena baru kembali merumput di rumahnya setelah sepuluh tahun terakhir bertanding di luar Tangerang.

"Para pemain merasa nervous (gugup). Kepercayaan dirinya kurang karena bertanding di stadion baru. Pas latihan itu selalu di shooting," ucapnya.

Selain itu, hadirnya 14.800 supporter juga membuat Persita gelisah. Kedua hal inilah yang membuat Persita meraih hasil imbang dan tidak maksimal memanfaatkan peluang.

"Saya pikir wajar selama 10 tahun main di luar sekarang ini baru pertama di Tangerang. Mereka juga dikagetkan dengan euforia supporter. Mungkin pelan-pelan bisa beradaptasi," terangnya.

Kendati demikian, Wiganda bangga dengan Egi Melgiansyah dan kawan-kawan yang telah meraih imbang pada pertandingan lanjutan di Liga 2 ini.

Suporter Persita Tangerang.

     Suporter Persita Tangerang.

Wiganda juga berharap pertandingan selanjutnya bisa meraih hasil yang maksimal dan berhasil memenangkan pertandingan. Selain itu, ia juga berharap kepada para supporter untuk menjaga stadion teranyar Persita Tangerang ini.

"Kedepannya mudah-mudahan mereka tidak lagi nervous. Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada supporter yang masih setia dengan Persita. Mudah-mudahan bisa dijaga dan jangan bikin hal-hal yang merugikan," paparnya.

Sementara penyumbang gol untuk Persita, Aldi Al Achya mengaku telah bermain dengan maksimal pada laga perdana di stadion baru ini.

"Terus semangat, memang saya berusaha untuk memaksimalkan pertandingan. Tapi ini hasilnya," katanya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Ritual Usir Jin Jadi Kedok Guru Ngaji di Tangerang Rudapaksa 4 Murid Perempuan

Ritual Usir Jin Jadi Kedok Guru Ngaji di Tangerang Rudapaksa 4 Murid Perempuan

Senin, 27 April 2026 | 21:01

Kedok aksi bejat guru ngaji berinisial AK, 33, di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, akhirnya terbongkar.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Kamis, 23 April 2026 | 18:53

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill