Connect With Us

Siti Nuraini TKW Asal Kronjo Kapok & Trauma Bekerja di Arab Saudi

Maya Sahurina | Senin, 1 Oktober 2018 | 17:19

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menjenguk Siti Nuraini TKW Asal Kronjo yang berhasil dipulangkan dari Arab Saudi yang kini tengah mendapatkan perawatan di RSUD Balaraja. (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Siti Nuraini, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kecamatan Kronjo mengaku kapok bekerja di Arab Saudi. Ia dipulangkan setelah 12 tahun bekerja karena menderita stroke. Siti mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Minggu (30/9/2018).

Setelah kembali ke tanah air, Siti langsung dirujuk ke RSUD Balaraja untuk mendapatkan perawatan.

zaki

"Saya ogah menjadi TKW karena ternyata tidak seindah yang dibayangkan, apalagi saya disana terlantar saat menderita sakit," terang Siti Nuraini saat dijenguk Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Senin (1/10/2018).

Sementara adik Siti, Yuyun mengatakan, sebenarnya Siti mendapatkan majikan yang cukup baik di Arab Saudi, selama 12 tahun itu, Siti bekerja di salah satu keluarga sebagai pembantu rumah tangga disana.

Masih kata Yuyun, Siti pun rutin mengirimkan uang hasil memeras keringatnya itu untuk menghidupi tiga orang anak yang ditinggalkannya demi memburu mimpi mendapatkan penghasilan yang bisa mencukupi kebutuhan anak-anak dan keluarganya.

"Sebenarnya majikannya baik, mungkin karena sakit di negeri orang, jadi enggak ada yang ngurus," katanya.

Kepulangan Siti ke tanah air pun, lanjut Yuyun, atas bantuan Pemkab Tangerang. "Saya berterimakasih kepada Pak Zaki iskandar dan RSUD Balaraja, karena sudah menangani dengan baik,” tambah Yuyun.

Sementara Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar berharap Siti Nuraini segera pulih kembali. Pemkab Tangerang, kata Zaki, akan menanggung biaya perawatan selama Siti dirawat di RSUD Balaraja melalui jaminan kesehatan daerah (Jamkesda).

"Kami berharap agar Siti Nuraini bisa berkumpul dengan keluarga, dan jika sudah sembuh jangan berniat kembali lagi ke Arab Saudi, bekerjalah di Indonesia karena jika niat, masih ada lapangan pekerjaan" kata Zaki.(RAZ/HRU)

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

BANTEN
KEK ETKI Banten Cetak Investasi Rp1,08 Triliun dan Serap 432 Tenaga Kerja

KEK ETKI Banten Cetak Investasi Rp1,08 Triliun dan Serap 432 Tenaga Kerja

Senin, 19 Januari 2026 | 21:04

Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten atau yang dikenal sebagai D-HUB SEZ mencatatkan performa impresif dalam peta ekonomi nasional.

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill