Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Siti Nuraini, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kecamatan Kronjo mengaku kapok bekerja di Arab Saudi. Ia dipulangkan setelah 12 tahun bekerja karena menderita stroke. Siti mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Minggu (30/9/2018).
Setelah kembali ke tanah air, Siti langsung dirujuk ke RSUD Balaraja untuk mendapatkan perawatan.

"Saya ogah menjadi TKW karena ternyata tidak seindah yang dibayangkan, apalagi saya disana terlantar saat menderita sakit," terang Siti Nuraini saat dijenguk Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Senin (1/10/2018).
Sementara adik Siti, Yuyun mengatakan, sebenarnya Siti mendapatkan majikan yang cukup baik di Arab Saudi, selama 12 tahun itu, Siti bekerja di salah satu keluarga sebagai pembantu rumah tangga disana.
Masih kata Yuyun, Siti pun rutin mengirimkan uang hasil memeras keringatnya itu untuk menghidupi tiga orang anak yang ditinggalkannya demi memburu mimpi mendapatkan penghasilan yang bisa mencukupi kebutuhan anak-anak dan keluarganya.
"Sebenarnya majikannya baik, mungkin karena sakit di negeri orang, jadi enggak ada yang ngurus," katanya.
Kepulangan Siti ke tanah air pun, lanjut Yuyun, atas bantuan Pemkab Tangerang. "Saya berterimakasih kepada Pak Zaki iskandar dan RSUD Balaraja, karena sudah menangani dengan baik,” tambah Yuyun.
Sementara Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar berharap Siti Nuraini segera pulih kembali. Pemkab Tangerang, kata Zaki, akan menanggung biaya perawatan selama Siti dirawat di RSUD Balaraja melalui jaminan kesehatan daerah (Jamkesda).
"Kami berharap agar Siti Nuraini bisa berkumpul dengan keluarga, dan jika sudah sembuh jangan berniat kembali lagi ke Arab Saudi, bekerjalah di Indonesia karena jika niat, masih ada lapangan pekerjaan" kata Zaki.(RAZ/HRU)
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGPT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota akan memberlakukan rekayasa lalu lintas dan penutupan jalan sementara di ruas Jalan K.S Tubun Karawaci, mulai 28-31 Januari 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews