Connect With Us

Mantan Ketua Ormas di Solear Diciduk Polisi, Hamili Siswi SMA

Maya Sahurina | Selasa, 18 Desember 2018 | 18:00

Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (18/12/2018) (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Jajaran Kepolisian Resort Kota Tangerang mengamankan seorang pria yang diduga melakukan persetubuhan dengan anak dibawah umur. Korban yang masih duduk di bangku kelas XII SMA itu kini hamil dua bulan.

Pria berinisial B yang sehari-hari dikenal sebagai ustad itu diamankan, Senin (17/12/18) malam. B diamankan polisi setelah sebelumnya nyaris dihakimi warga. Puluhan warga mendatangi kediaman B di wilayah Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

Warga meminta B bertanggung jawab atas perbuatannya. Padahal, wanita di bawah umur yang diduga digagahi B merupakan muridnya mengaji.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung dalam keterangan tertulisnya mengatakan, banyaknya laporan dari warga terkait peristiwa itu membuat polisi bergerak. Polisi, kata Gogo, mengantisipasi agar warga tidak main hakim sendiri.

Gogo menambahkan, dari hasil pemeriksaan terduga pelaku mengakui perbuatan itu. Namun, lanjut dia, terduga pelaku berkilah melakukan hubungan suami istri dengan korban karena sudah ada ikatan pernikahan.

"Namun yang janggal, selain dibawah umur, pernikahan itu juga tidak diketahui orang tua korban," tuturnya.

Gogo menyampaikan, saat ini terduga pelaku masih diperiksa. Kasusnya, kata Gogo, sedang dalam pendalaman. Meski demikian, Gogo menyampaikan terduga pelaku dapat dijerat Pasal tentang perlindungan anak. Saat ditanya wartawan, Gogo membenarkan bahwa terduga pelaku pernah menjadi Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kecamatan Solear.

Wakil Ketua RW setempat Giono mengatakan, awalnya warga tidak percaya korban hamil oleh guru ngajinya sendiri. Namun, kata dia, setelah bertanya langsung kepada korban, informasi itu benar adanya.

"Awalnya informasi dari mulut ke mulut dan ternyata benar," terangnya.

Giono membenarkan bahwa terduga pelaku dikenal sosok ustad dan pernah menjadi Ketua FPI Kecamaan Solear. Namun, Giono mengaku tak terlalu tahu aktivitas FPI di wilayahnya.

"Iya pengurus FPI, tapi kegiatannya apa saja, saya kurang tahu," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Solear Lukam Alhaeri turut menanggapi peristiwa itu. Menurutnya, pengakuan terduga pelaku yang mengaku sudah melangsungkan pernikahan tanpa wali atau tanpa diketahui orang tua korban adalah hal yang janggal dalam agama.

"Di Indonesia mayoritas Mazhab Imam Syafii. Tidak ada pernikahan tanpa wali," ujarnya.

Lukam pun menyerahkan sepenuhnya permasalahan itu ke polisi. Ia mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak main hakim sendiri.(MRI/RGI)

KOTA TANGERANG
Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:23

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan evaluasi terhadap penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di TPA Rawa Kucing yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

BANTEN
Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:02

Provinsi Banten tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) terbanyak kedua di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill