Connect With Us

Komentar di Medsos, Rifa'i Dikeroyok 20 Orang di Pasar Kemis

Maya Sahurina | Minggu, 6 Januari 2019 | 15:00

Lokasi pengeroyokan Ahmad Rifai, 19, di Pondok Pesantren Al-Wardayani, Kampung Pangodokan RT 02/01, Kelurahan Kuta Bumi, Pasar Kemis. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ahmad Rifai, 19, menjadi korban pengeroyokan sejumlah orang tak dikenal di Pondok Pesantren Al-Wardayani, Kampung Pangodokan RT 02/01, Kelurahan Kuta Bumi, Pasar Kemis, Jumat (4/1/2018).

Akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB itu, korban mengalami luka lebam di mata sebelah kiri dan luka memar di dagu.

Diterangkan Kapolsek Pasar Kemis Kompol Syarifuloh, peristiwa itu terjadi saat korban yang tercatat sebagai warga Kecamatan Periuk, Kota Tangerang itu tengah berada di lokasi Ponpes milik Ufwanul Hakim, guru mengajinya.

"Korban dikroyok oleh sekitar 20 orang yang tidak dikenal. Mereka datang mengendarai dua unit mobil dan dua unit sepeda motor," kata Kapolsek, Minggu (6/1/2018).

Sebelum melakukan pengeroyokan, lanjut Kapolsek, para pelaku sempat ditanyai oleh guru ngaji korban maksud dan tujuan kedatangannya ke Ponpes tersebut serta darimana mereka berasal. Namun mereka menolak menyebutkan nama, hanya menyebutkan asal semata, yaitu berasal dari Malimping, Rangkas Bitung dan Cibaliung.

"Kemudian para pelaku melontarkan pertanyaan kepada korban terkait komentarnya di media sosial yang mengomentari ceramah KH Kurtubi. Pelaku merasa tidak senang dengan komentar tersebut dan langsung melakukan pemukulan secara bersama-sama mengenai bagian muka, mata sebelah kiri, dagu dan leher korban," beber Kapolsek.

Setelah bertubi-tubi melayangkan bogem ke arah korban, lanjut Kapolsek, akhirnya emosi para pelaku dapat diredam oleh guru ngaji korban. Saat itu, guru ngaji korban juga  menyampaikan permintaan maaf jika komentar korban di medsos tersebut telah menyinggung perasaan para pelaku.

Setelah melakukan aksi pengeroyokan itu, para pelaku kemudian meninggalkan lokasi. Kasus ini tengah diselidiki oleh yang berwajib.(MRI/RGI)

KAB. TANGERANG
Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 22:18

Warga Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat pria pada Jumat malam 2 Oktober 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

HIBURAN
Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill