Fenomena Sarjana Pengangguran
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang menggencarkan koordinasi dengan TNI-Polri. Koordinasi tersebut ditujukan untuk memetakan titik-titik kerawanan, serta mengantisipasi kericuhan dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.
Ketua KPU Kabupaten Tangerang, M Ali Zaenal Abidin menjelaskan, TNI-Polri dipastikan turut melakukan pengawalan terhadap penyelenggaraan Pemilu nanti, maka dari itu pihaknya saat ini sedang disibukan berkoordinasi dengan pimpinan Kodim 05/010 Tigaraksa dan Polresta Tangerang.
“Yang jelas TNI-Polri pasti ikut mengamankan Pemilu ini, karena mulai dari tahapan awal sampai saat ini mereka stanby. Personel yang dikerahkan untuk mengamankan nanti, saya kurang begitu hafal, tetapi akan ada di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS),” jelasnya, Rabu (13/3/2019)
Ali mengatakan, pihaknya baru berkoordinasi saja dan belum melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) antara KPU dan TNI-Polri. Namun kata dia, sebelumnya KPU telah melakukan Rakor dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dalam koordinasi pengamanan Pemilu.
“Untuk menjelang Pemilu ini kita belum rakor, tetapi diawal-awal kita pernah rakor dengan Pemkab Tangerang, dan koordinas kita tetap lakukan dengan TNI-Polri untuk hal apapun,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengungkapkan, instansi kepolisian siap mengamankan Pemilu 2019 dan saat ini sebanyak 100 personel dikerahkan hanya untuk berjaga di kantor KPU Kabupaten Tangerang.
“Mulai hari ini kita pastikan keamanan kantor KPU betul-betul harus kita jaga dan kedua kita koordinasi dengan penyelenggara pemilu lainnya, untuk sama-sama pengamanan ini menjadi tanggungjawab kita,” ungkapnya.
Sabilul menambahkan, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan peredaran berita atau informasi hoaks. Selain itu, kata dia, pihaknya juga melakukan langkah-langkah persuasif terkait penanganan hal tersebut.
“Nah upaya yang kita lakukan itu adalah dengan langkah persuasif, pertama kita ingatkan melalui anak buah kita saat ini seluruhnya sudah melakukan cyberpatron. Saya, kita juga sebagai media dan bagian dari masyarakat untuk ikut menjadi cyberpatron, artinya kalau ada informasi-informasi hoaks, laporkan kepada kita,” tutupnya.(MRI/RGI)
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.
Kabar baik bagi masyarakat Banten yang memiliki kendaraan bermotor. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menghadirkan program diskon pajak kendaraan bermotor yang mulai berlaku 18 Agustus hingga 31 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews