Connect With Us

KPU Petakan Titik Rawan Pemilu di Tangerang

Maya Sahurina | Rabu, 13 Maret 2019 | 21:00

Ketua KPU Kabupaten Tangerang, Muhamad Ali Zaenal Abidin. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang menggencarkan koordinasi dengan TNI-Polri. Koordinasi tersebut ditujukan untuk memetakan titik-titik kerawanan, serta mengantisipasi kericuhan dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.

Ketua KPU Kabupaten Tangerang, M Ali Zaenal Abidin menjelaskan, TNI-Polri dipastikan turut melakukan pengawalan terhadap penyelenggaraan Pemilu nanti, maka dari itu pihaknya saat ini sedang disibukan berkoordinasi dengan pimpinan Kodim 05/010 Tigaraksa dan Polresta Tangerang.

“Yang jelas TNI-Polri pasti ikut mengamankan Pemilu ini, karena mulai dari tahapan awal sampai saat ini mereka stanby. Personel yang dikerahkan untuk mengamankan nanti, saya kurang begitu hafal, tetapi akan ada di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS),” jelasnya, Rabu (13/3/2019)

Ali mengatakan, pihaknya baru berkoordinasi saja dan belum melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) antara KPU dan TNI-Polri. Namun kata dia, sebelumnya KPU telah melakukan Rakor dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dalam koordinasi pengamanan Pemilu.

“Untuk menjelang Pemilu ini kita belum rakor, tetapi diawal-awal kita pernah rakor dengan Pemkab Tangerang, dan koordinas kita tetap lakukan dengan TNI-Polri untuk hal apapun,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengungkapkan, instansi kepolisian siap mengamankan Pemilu 2019 dan saat ini sebanyak 100 personel dikerahkan hanya untuk berjaga di kantor KPU Kabupaten Tangerang.

“Mulai hari ini kita pastikan keamanan kantor KPU betul-betul harus kita jaga dan kedua kita koordinasi dengan penyelenggara pemilu lainnya, untuk sama-sama pengamanan ini menjadi tanggungjawab kita,” ungkapnya.

Sabilul menambahkan, pihaknya  juga terus melakukan sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan peredaran berita atau informasi hoaks. Selain itu, kata dia, pihaknya juga melakukan langkah-langkah persuasif terkait penanganan hal tersebut.

“Nah upaya yang kita lakukan itu adalah dengan langkah persuasif, pertama kita ingatkan melalui anak buah kita saat ini seluruhnya sudah melakukan cyberpatron. Saya, kita juga sebagai media dan bagian dari masyarakat untuk ikut menjadi cyberpatron, artinya kalau ada informasi-informasi hoaks, laporkan kepada kita,” tutupnya.(MRI/RGI)

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

NASIONAL
Pedagang Jual Minyakita di Atas Rp15.700 Terancam Penjara dan Denda Rp2 Miliar

Pedagang Jual Minyakita di Atas Rp15.700 Terancam Penjara dan Denda Rp2 Miliar

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:06

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengingatkan para pedagang agar tidak menjual Minyakita melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill